Pemerintahan

Bupati Trenggalek Pantau Perkembangan Penanganan Banjir

96
×

Bupati Trenggalek Pantau Perkembangan Penanganan Banjir

Sebarkan artikel ini
Bupati Trenggalek
Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin pantau perkembangan penanganan banjir. Rabu, 19/10/2022. (Foto: Dok. Diskominfo Trenggalek)

Trenggalek, LENSANUSANTARA.CO.IDBupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin pantau perkembangan penanganan banjir di daerahnya, Genangan air mulai surut disaat kepala daerah di Pesisir Selatan Jawa itu meninjau perkembangan bencana hidrometeorologi yang melanda daerahnya itu. Rabu (19/10/2022)

Example 300x600

Genangan air menyisakan disejumlah tempat, namun tetap perlu kewaspadaan karena hujan masih mengguyur di wilayah Trenggalek dan sekitarnya.

BACA JUGA :
Peringati Hari Santri, Bupati Trenggalek: Santri Selalu Terlibat Dalam Setiap Fase Perjalanan Tanah Air

Didampingi Sekda Trenggalek, Edy Soepriyanto dan sejumlah pejabat lainya, kepala daerah yang akrab disapa Gus Ipin itu mencoba memastikan keadaan yang ada dengan meninjau sejumlah tempat seperti dapur umum utama di Dinas Sosial PPPA Trenggalek.

“Rata-rata genangan air sudah surut tinggal di beberapa desa di Kecamatan Durenan yang masih tergenang,”terangnya

Kita juga terus pantau curah hujan per hari ini. “Tadi di kawasan kota terpantau hujan. Kita juga check di daerah Kecamatan Bendungan, melihat di area Bendungan Tugu, semoga tidak ada curah hujan yang terlalu,” sambungnya

BACA JUGA :
Bupati Trenggalek Berencana Melakukan Penataan Pasar Tradisional di Durenan

Sekarang kita fokusnya ke pemulihan dan pemenuhan logistik baru, karena warga masih sibuk dengan pembersihan material. Ini tadi kita melihat dapur umum utama guna menghitung kalau warga terdampak itu sekitar 7 ribu hingga 8 ribu, kalau makan tiga kali maka kebutuhan sekitar 24 ribu makanan.

BACA JUGA :
Bupati Trenggalek Didampingi Wabup Kompak Salurkan Bantuan Makanan dan Air Bersih

“Makanya saya minta hitung tadi. Dari semua dapur umum itu kemampuannya berapa, kemudian sisanya bisa dicukupi oleh komunitas maupun sumber sumber yang lain yang bisa cepat dirasakan oleh masyarakat,” tutupnya (Nov)