Berita

Doa Bersama Akhir Tahun, Kapolres Lumajang Santuni Anak Yatim dan Kaum Dhuafa

×

Doa Bersama Akhir Tahun, Kapolres Lumajang Santuni Anak Yatim dan Kaum Dhuafa

Sebarkan artikel ini
Kapolres Lumajang AKBP Dewa Putu Eka D Mengusap Kening Salah Satu Anak Yatim, Jumat 30/12/2022 (Amir / Lensa Nusantara)

Lumajang, LENSANUSANTARA.CO.ID — Dalam doa bersama akhir tahun, Kapolres Lumajang AKBP Dewa Putu Eka D memberikan santunan untuk anak yatim dan kaum dhuafa, ini semua untuk meringankan beban dalam situasi yang serba sulit. Sekitar delapan belas anak yatim dan kaum dhuafa mendapat santunan.

Polres Lumajang menggelar doa bersama dengan menggandeng para ulama, hal ini agar Kabupaten Lumajang tetap aman dan kondusif. Kegiatan dilaksanakan di halaman Polres Lumajang Jalan Alun Alun Utara, Jumat (30/12/2022) sore.

Example 300x600

Hadir dalam kegiatan tersebut, Kapolres Lumajang AKBP Dewa Putu Eka D, Pejabat Utama Polres Lumajang, Kapolsek Se-kabupaten Lumajang, Ketua PCNU, Ulama, MUI Lumajang, Tokoh Agama, Toko Masyarakat serta anggota Polres Lumajang.

BACA JUGA :  Danrem 083/BDJ : Hanya Dengan Disiplin Anda Akan Bisa Pulang

Kapolres Lumajang AKBP Dewa Putu Eka D mengatakan, kita panjatkan doa bersama agar Kabupaten Lumajang tetap aman, damai dan kondusif.

“Bersama ulama kita semua optimis untuk menuju yang lebih baik, sehingga semua jajaran selalu diberi kemudahan dan lumajang dijauhkan dari bencana.
Sehingga tahun depan kita selalu diberi kesuksesan,” jelasnya.

Sementara ketua PCNU Lumajang sangat mengapresiasi sekali atas kegiatan yang di inisiatif oleh Kapolres Lumajang, sehingga segala upaya duniawi kita lakukan.
Semoga kapolres di tempat yang baru amanah dan barokah. Nanti penggantinya akan lebih baik sehingga bisa mengayomi masyarakat Lumajang.

BACA JUGA :  Tragis!!.. Seorang Anak di Pamekasan Temukan Ayahnya Tewas dengan Bau Busuk

“Manusia yang baik adalah manusia yang bermanfaat kepada manusia yang lain.
Semua menunjukkan memberikan suatu hasanah kepada kita semua untuk terus bertiar secara batin dan juga cara lahiriah,” tuturnya.

Acara doa bersama akhir tahun juga diisi siraman rohani oleh pendakwah Gus Muhadis dari Majelis Ulama Indonesia (MUI). Pada intinya ada tiga hal penting dalam suatu pemerintahan.

BACA JUGA :  Jargon 'Jaran Kencak' Mewarni Kunjungan Kapolres Lumajang ke 21 Kecamatan untuk Serap Aspirasi Masyarakat, Kali Ini Tuntas Kecamatan Tekung

Memberikan rasa Aman, hal ini menjadi kunci karena dengan aman segala aktifitas bisa berjalan dengan baik. Kekuatan ekonomi dengan ekonomi yanlg bagus maka taraf hidup masyarakat akan sejahtera. Terakhir Agama, dari kedua hal tadi harus dilandasi agama yang kuat. Sehingga tercipta keseimbangan dunia dan akhirat. (Amir)

**) IIkuti berita terbaru Lensa Nusantara di Google News klik disini dan jangan lupa di follow.