Jember, LENSANUSANTARA.CO.ID – Lahbako ini suatu sistem yang diletakkan di 30 Kecamatan, awalnya untuk pengurusan Admindukcapil. Sejak tahun kemarin Lahbako sudah di letakkan di desa dan seluruh kelurahan. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dispendukcapil Jember, Ismaini Dwi Susanti, Kamis (2/2/2023).
“Kemudian tidak semua desa menggunakan Lahbako, tetapi 150 desa sudah ber PKS dengan kami, karena masyarakat tidak usah jauh-jauh datang ke kecamatan maupun Dispendukcapil cukup di Desa membawa persyaratan yang lengkap,” kata Kadispenduk.
Lanjut Isnaini menambahkan, kembalinya nanti dikirim ke desa berupa PDF seperti KK, Akte Kelahiran kecuali KTP dan KIA memang ada di sembilan titik kecamatan se Kabupaten Jember.
“Kami yakin bahwa KTP dan KIA di ambil di 9 kecamatan, karena tidak ingin lagi KTP sudah tercetak tetapi tidak di ambil oleh masyarakat di kecamatan,” ucapnya.
Sehingga pengurusan Admindukcapil paling lama 4 hari, tetapi temen – temen sudah berkomitmen kalau bisa setiap hari harus zero atau kosong pengajuan Admindukcapil Jember.
“Oleh karena itu, kalau KTP berhubungan dengan blangko tapi Alhamdulillah kami sudah dikirimkan lagi KTP lagi oleh pusat, kami sudah mensuplai di 9 titik kecamatan kita bisa cetak langsung terkecuali emergency harus ada buktinya,” imbuhnya.
Sebetulnya masyarakat sudah mempunyai HP sendiri melalui online lebih cepat, agar masyarakat jangan takut mengurusi adminduknya sendiri.
“Nantinya masyarakat mengajukan lewat online SIP atau Lahbako untuk mengurus, sehingga bisa cetak sendiri seperti KK, Akte Kelahiran dan Akte kematian,” pungkasnya. (Dri)














