Berita

Pesan Bupati Trenggalek Saat Pembekalan 1.258 Calon Warga PSHT Pusat Madiun

×

Pesan Bupati Trenggalek Saat Pembekalan 1.258 Calon Warga PSHT Pusat Madiun

Sebarkan artikel ini
Bupati Trenggalek
Bupati Trenggalek menyampaikan pesan filosofi kepada calon warga PSHT Pusat Madiun di Pendopo Manggala Praja Nugraha.

Trenggalek, LENSANUSANTARA.CO.ID – Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin menyampaikan pesan filosofi pendekar Jawa menang tanpo ngasorake kepada 1.258 calon warga PSHT pusat Madiun di Pendopo Manggala Praja Nugraha Trenggalek. Pesan ini artinya meraih kemenangan tanpa merendahkan kepada yang lain.

Diharapkan dengan berpegang teguh pada filosofi ini, antar perguruan pencak silat bisa saling menghormati antara satu dengan yang lain. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, pengesahan warga PSHT pusat Madiun tahun ini tidak diwarnai konvoi kendaraan. Mereka berjalan dari padepokan menuju Pendopo Manggala Praja Nugraha untuk mendapatkan pembekalan dari jajaran Forkopimda Trenggalek.

Example 300x600

Dengan cara ini diharapkan konflik antar perguruan bisa diminimalisir. “Harus berbangga karena kalian akan masuk sebuah organisasi yang sangat besar. Menjadi anggota organisasi yang anggotanya jutaan sudah seharusnya para warganya bisa membawa nama baik organisasi dengan baik,” ucap Mas Ipin Minggu (9/7).

BACA JUGA :  Bupati Trenggalek Minta Ada Identifikasi Durian yang Pernah Juara di Tingkat Lokal Hingga Nasional

Dalam film-film, pendekar digambarkan sebagai tokoh yang berjuang menegakkan kebenaran, baik dan suka menolong kepada sesama.

“Diharapkan penggambaran pendekar ini bisa dilakukan oleh para pendekar saat ini,” imbuhnya.

Bupati Trenggalek tidak sependapat dengan stigma perguruan silat tempatnya orang ribut. Justru menurutnya ini merupakan salah satu wujud Kata Bung Karno sebagai bagian dari berkepribadian dalam kebudayaan. Mas Ipin mengajak semua perguruan silat untuk bisa mematahkan stigma ini dengan cara saling menghargai satu sama lainnya.

BACA JUGA :  Mas Wabup Syah Serahkan Bantuan Keagamaan Kepada Lembaga Keagamaan, Masjid dan Pondok Pesantren di Trenggalek

Organisasi yang besar seperti PSHT pusat Madiun ini diharapkan olehnya untuk tidak dinodai dengan perkara sepele. “Organisasi ini sangat besar dan bahkan anggotanya jutaan, maka setiap anggota organisasi sudah seharusnya bisa membawa nama baik organisasi dalam setiap kesempatan. Jangan menyangkutkan urusan pribadi kedalam Organisasi,” harap Bupati.

Pencak silat diharapkan bisa menjadi wahana silaturahmi dan wahana mengukir prestasi. Berapa banyak sudah medali emas yang sudah dipersembahkan PSHT pusat Madiun untuk Trenggalek. Diharapkan prestasi ini bisaterus dipertahankan, dan waarga-warga baru PSHT nantinya besa mengikuti jejak para pendahulunya dengan menorehkan segudang prestasi untuk Kabupaten Trenggalek.

BACA JUGA :  Ketua DPRD Desak Bupati Bekasi Segera Realisasilkan Anggaran 240 Miliar Untuk Penanganan Covid 19

“Saya mengucapkan selamat telah bergabung di SH Teratai. Saya doakan menjadi warga yang benar-benar ksatria, yang terus menebar manfaat,” tandasnya. (Yanto)

**) IIkuti berita terbaru Lensa Nusantara di Google News klik disini dan jangan lupa di follow.