SAWAHLUNTO, LENSANUSANTARA.CO.ID -Suasana semarak mewarnai Rumah Tahanan Negara (Rutan) Sawahlunto dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Berbagai perlombaan tradisional digelar khusus bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) sebagai sarana hiburan sekaligus mempererat kebersamaan.
Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh Kepala Rutan Sawahlunto, Mustofa. Para peserta kemudian mengikuti salam-salaman sebagai bentuk menjunjung tinggi sportivitas, persaudaraan, dan kebersamaan sebelum perlombaan dimulai.
Sejumlah permainan tradisional yang dilombakan antara lain makan kerupuk, balap karung, memindahkan koin dari semangka, serta memasukkan paku ke dalam botol kaca.
Meski dikemas secara sederhana, berbagai perlombaan tersebut berlangsung meriah.
Antusiasme warga binaan terlihat sejak perlombaan dimulai. Para peserta berusaha tampil maksimal, sementara warga binaan lainnya memberikan dukungan dan semangat kepada rekan-rekan mereka yang bertanding.
Kegiatan itu tidak sekadar menjadi hiburan untuk menyambut momentum kemerdekaan. Perlombaan juga menjadi bagian dari pembinaan warga binaan dengan menanamkan nilai sportivitas, kekompakan, disiplin, kerja sama, serta rasa cinta terhadap Tanah Air.
Kepala Rutan Sawahlunto, Mustofa, mengatakan semangat kemerdekaan harus dapat dirasakan oleh seluruh warga binaan, termasuk mereka yang sedang menjalani masa pembinaan di dalam rutan.
“Semangat kemerdekaan harus dapat dirasakan oleh seluruh warga binaan. Melalui perlombaan ini, kita ingin membangun kebersamaan, sportivitas, dan suasana yang positif di lingkungan rutan,” ujar Mustofa.
Menurutnya, kegiatan bersama seperti ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan pembinaan yang lebih humanis dan positif, sekaligus memberikan ruang bagi warga binaan untuk berinteraksi secara sehat dan membangun rasa persaudaraan.
Dengan semangat kebersamaan tersebut, Rutan Sawahlunto turut memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI sekaligus memperkuat pelaksanaan pembinaan yang humanis, edukatif, dan berorientasi pada pembentukan karakter warga binaan.














