Berita

Dirreskrimsus Polda Aceh Sebut Kerugian Negara Dalam Kasus Korupsi Wastafel Capai Rp7, 2 Miliar

×

Dirreskrimsus Polda Aceh Sebut Kerugian Negara Dalam Kasus Korupsi Wastafel Capai Rp7, 2 Miliar

Sebarkan artikel ini
Dirreskrimsus Polda Aceh
Dok. Humas Polda Aceh

Banda Aceh, LENSANUSANTARA.CO.ID — Dirreskrimsus Polda Aceh Kombes Winardy telah menerima hasil penghitungan kerugian keuangan negara dari Kepala BPKP Perwakilan Aceh terkait kasus korupsi pengadaan wastafel, Senin 7 Agustus 2023, kemarin.

Winardy mengungkapkan, dalam laporan hasil audit yang diterima, jumlah kerugian keuangan negara akibat kasus tersebut capai Rp7.215.125.020. Penyidik akan segera menganalisa hasil tersebut dan menggelar perkara untuk penetapan tersangka.

Example 300x600

“Setelah menerima hasil penghitungan kerugian keuangan negara, maka Ditreskrimsus akan melakukan langkah analisa dan gelar perkara dalam waktu dekat untuk penetapan tersangka,” kata Winardy, dalam keterangannya di Mapolda Aceh, kemarin.

BACA JUGA :  Dicurhati Remaja dari Aceh hingga Papua, Ganjar Ingin Lebih Banyak Orang Dengar Suara Anak-anak

Winardy ikut menjelaskan, bahwa kerugian keuangan negara tersebut merupakan hasil hitungan dari kekurangan volume dan mutu dari 390 paket kegiatan pengadaan langsung pembuatan tempat cuci tangan dan sanitasi atau wastafel pada SMA, SMK, dan SLB di seluruh Aceh.

BACA JUGA :  Gerakan Global Media Siber, Catatan Mohammad Nasir Sekjen SMSI

Nilai kontrak keseluruhan pekerjaan tersebut Rp43.742.310.655 yang bersumber dari APBA—refocusing Covid-19—yang dianggarkan pada Dinas Pendidikan Aceh tahun 2020.

Sebelumnya, kata dia, penyidik juga telah menyita sejumlah uang, dengan rincian: dari Disdik Aceh Rp315.000.000; dari pelaksana yang terkontrak Rp241.020.000; dan dari konsultan pengawas yang terkontrak Rp47.975.000.

BACA JUGA :  Pemkot Surabaya Bagikan Tips Rumah Aman saat Mudik Lebaran, Cegah Kebakaran hingga Waspada Perubahan Musim

“Penyidik juga sudah menyita sejumlah uang dari dinas terkait dan rekanan dengan total Rp.603.995.000,” pungkas Winardy. (Andri)

**) IIkuti berita terbaru Lensa Nusantara di Google News klik disini dan jangan lupa di follow.