Pemerintahan

Ditjen PDTT, Kucurkan Dana Rp300 Juta untuk Pengembangan Destinasi Wisata Danau Likitobi di Taliabu

99
×

Ditjen PDTT, Kucurkan Dana Rp300 Juta untuk Pengembangan Destinasi Wisata Danau Likitobi di Taliabu

Sebarkan artikel ini
Direktur Penyesuaian Daerah Khusus Ditjen PDTT Kemendes PDTT
Kunjungan Ditjen PDTT Kemendes PDTT ke Pulau Taliabu, Rabu, (31/08/2023).

Taliabu, LENSANUSANTARA.CO.ID – Kunjungan yang dilakukan oleh Direktur Penyesuaian Daerah Khusus dari Direktorat Jenderal Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Ditjen PDTT) Kemendes PDTT, Dr. Dwi Rudi Hartoyo S.Sos, M.Si, memberikan modal operasional, sebesar Rp300 juta untuk pengembangan destinasi wisata Danau Likitobi yang terletak diantara Desa Holbota dan Kawalo, Kecamatan Taliabu Barat, Kabupaten Pulau Taliabu.

BACA JUGA :
Bupati Pulau Taliabu Dalam Waktu Dekat Akan Rolling Jabatan

Hal ini diungkapkan oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD), Agusmawati Thoib Koten, S.E., M.E saat dikonfirmasi usai kunjungan bersama Ditjen PDTT Kemendes PDTT, Rabu, (31/08/2023).

Example 300x600

Agusmawati menyampaikan, kunjungan dan bantuan pengembangan ini menjadikan langkah awal yang positif dalam usaha meningkatkan potensi pariwisata Danau Likitobi yang nantinya dikelola oleh BUMDes.

BACA JUGA :
Bupati Taliabu Sampaikan Ucapan Milad ke-77 HMI Tahun 2024

“Bantuan pengembangan sebesar 300 juta rupiah untuk Danau Likitobi. Nantinya akan dikelola BUMDes untuk meningkatkan fasilitas dan pelayanan yang ditawarkan kepada para pengunjung,” katanya.

Dirinya menuturkan, bahwa dukungan dari pemerintah pusat ini tidak lain untuk memberikan peluang peningkatan ekonomi baru bagi masyarakat lokal.

BACA JUGA :
Bupati Taliabu Menghimbau Pelaku Perjalanan Harus Miliki Sertifikat Vaksin Minimal Dosis Pertama

“Dana ini harus dimanfaatkan, agar roda ekonomi lokal berjalan maksimal,” tuturnya

Selain itu, adanya dukungan dari pemerintah pusat, diharapkan destinasi wisata ini dapat semakin menarik minat wisatawan, berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi lokal, serta membuka peluang baru untuk sektor pariwisata. (Sunardi)