Kriminal

Seorang Warga di Probolinggo Dipukul OTK Hingga Babak Belur

174
×

Seorang Warga di Probolinggo Dipukul OTK Hingga Babak Belur

Sebarkan artikel ini
Kanit Reskrim Polsek Paiton
Sutrisno korban pengeroyokan oleh orang tak dikenal, terbaring tak berdaya di Rumah Sakit Waluyo Jati Kraksaan.19/01/2024. (Foto : Ysf/Lensa Nusantara)

Probolinggo, LENSANUSANTARA.CO.ID – Sutrisno (40), warga Desa Besuk Kidul, mengalami penganiayaan oleh sejumlah orang tak dikenal (OTK) di Dusun Karang Anyar, RT 21/10, Desa Karang Anyar, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, pada Jum’at malam pukul 21:00 WIB. (19/01/2024).

Menurut keterangan istri korban Nilawati (32), korban didatangi oleh sejumlah orang dengan mengendarai pick up, lalu dengan nada keras dua orang mendorong suaminya dan kemudian memukulnya, dirinya sempat merekam kejadian itu mengunakan posel miliknya. Karena melihat suaminya terjatuh karena dipukuli, dirinya berhenti merekam kejadian tersebut, dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Paiton.

Example 300x600

“Ada sejumlah orang datang ke rumah suami saya, lalu adu mulut sebentar dan langsung mengeroyok suami saya hingga terjatuh dan mengalami luka lebam di bagian muka. Saya langsung melaporkan kejadian itu ke Polsek Paiton dan melakukan visum ke rumah sakit,” terangnya.

BACA JUGA :
Remaja Warga Pajarakan Probolinggo Dibacok OTK, Begini Kronologisnya

“Saya berharap, semua pelaku yang terlibat melakukan pemukulan terhadap suami saya segera ditangkap dan di proses secara hukum. Saya ingin mendapatkan keadilan yang seadil adilnya. Karena suami saya tidak bersalah,” mohonnya.

BACA JUGA :
Patroli Skala Besar, Kapolres Probolinggo bersama Forkopimda Pastikan Malam Takbir Aman

Aipda Romli Kanit Reskrim Polsek Paiton saat dikonfirmasi melalui telepon seluler, membenarkan adanya kejadian tersebut dan saat ini masih dalam tahap penyidikan.

BACA JUGA :
Wabup Probolinggo Melihat dari Dekat Uji Lapang Proses Tambal Sulam Menggunakan Truk Alpomain

“Iya benar, ada kasus pemukulan yang dilakukan oleh orang tak di kenal. Kami sudah memenerima laporan dan masih kami dalami,” ungkapnya. (Ysf)