Banjarnegara, LENSANUSANTARA.CO.ID – Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Kabupaten Banjarnegara kurang dua hari lagi, 57 desa akan secara serentak melaksanakan pesta demokrasi tingkat bawah, surat suara sudah mulai diserahkan ke Panitia masing-masing desa untuk dilakukan pelipatan dengan pengamanan dari Kepolisian dan TNI.
Tidak hanya surat suara, kotak suara untuk TPS yang terbuat dari kertas kardus berlogo Pemkab Banjarnegara juga sudah mulai dirangkai oleh Linmas.
Pengamatan lensanusantara.co.id, empat Kecamatan seperti Susukan, Mandiraja, Purwareja Klampok, dan Purwonegoro, nampak panitia Pilkades masing-masing mulai sibuk melakukan pelipatan yang dilakukan di kantor Kecamatan.
Kecamatan Mandiraja misalnya, panitia terlihat sudah memulai melipat surat suara di aula milik Kecamatan. Untuk hari ini, Minggu, (3/3/2024), hanya dua desa yang melakukan pelipatan dengan pengawasan langsung oleh Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Hariyanto Agus Setiyadi mewakili Camat Anang Susanto yang ada acara.
Menurut Sekcam, untuk wilayah Kecamatan Mandiraja ada tiga desa yang akan melaksanakan pIlkades, sehingga untuk mengejar dan mempersingkat waktu, pelipatan akan dilakukan sampai selesai.
“Hari ini surat suara sudah diterima di Kecamatan, ini langsung kita koordinasikan kepada semua panitia Pilkades tiga desa, yaitu Panggisari, Blimbing dan Mandiraja Wetan, agar melakukan pelipatan. Soalnya harus selesai, sampai malam juga tidak apa-apa,” jelas Agus.
Dari tiga desa yang melakukan pelipatan, hanya Blimbing yang akan mulai melakukan pelipatan malam hari.
“Hanya Desa Blimbing yang belum datang, rencana nanti setelah Isya, karena masih pada rapat panitianya,” tambah Agus.
Kata Agus, surat suara yang sudah di lakukan pelipatan tidak akan langsung di kirim ke desa, namun tetap di Kecamatan.
“Baru besok diserahkan, dengan dikawal Polsek dan Koramil Mandiraja,” pungkas Agus.
Dibandingkan dengan Pemilu 2024 kemarin, Pilkades serentak di 57 Desa se Banjarnegara diprediksi akan lebih ramai, karena bukan hanya materi yang dipertaruhkan tapi sebuah harga diri untuk menjadi pemimpin. (Gunawan)








