Kesehatan

Pemkab Jember Rembuk Stunting Penanganan dari Hulu ke Hilir

×

Pemkab Jember Rembuk Stunting Penanganan dari Hulu ke Hilir

Sebarkan artikel ini
Wakil Bupati Jember
Wakil Bupati Jember MB Firjaun Barlaman saat diwawancarai media, Selasa 28/5/2024. (Foto : Badri/Lensa Nusantara)

Jember, LENSANUSANTARA.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Jember melakukan rembuk stunting gotong royong optimalisasi potensi desa dalam percepatan penurunan stunting, Selasa (28/5/2024).

Hadir acara tersebut Bupati Hendy Siswanto, Wabup MB Firjaun Barlaman, Kemenag, Dandim0824/Jember, Plt DP3AKB Jember, Wakil Ketua TP PKK Kabupaten, Lurah dan Kepala Desa.

Example 300x600

“Stunting diselesaikan dari hulu ke hilir, dengan gotong royong optimalisasi potensi lokal desa dalam percepatan penurunan stunting. Bahwa kita tangani tunas bangsa yang menggantikan kita,” ucap Bupati.

Hendy berharap, satu tujuan bagaimana negeri ini bisa mengantarkan tunas bangsa lebih baik.

BACA JUGA :  Humas RSD Balung Jember Ikuti Pelatihan Public Relation Officer di Malang

“Stunting, AKI, AKB dan pernikahan anak. Kejadian itu nyata tentang kiri kanan kurang peduli, kami bersama Gus Firjaun memimpin Jember dari tahun 2021 pencapaian positif,” jelasnya.

Sementara itu Wakil Bupati Jember MB Firjaun Barlaman mengungkapkan, dirinya ketika melakukan kunjungan kerja ke desa menemui pemberi asuh stunting, kondisi anak sangat kecil sekali dan kurus.

“Disisi lain orang tua tidak memiliki meningkatkan ekonomi, ibunya tidak bisa apa-apa, sementara kebutuhan anak baik nutrisi maupun gizi hanya mempunyai air putih tidak bisa membayangkan beban dihadapi keluarga,” terangnya.

BACA JUGA :  Cegah DBD, Dinkes Fogging Seluruh Kantor OPD di Pamekasan

“Kita ikut ambil bagian upaya percepatan penurunan stunting, kita tidak cukup melakukan penanganan di hilir tanpa melakukan pencegahan. Penurunan stunting tidak bisa dilakukan secara drastis, ini upaya awal untuk perbaikan kualitas bagi masyarakat,” tambah Firjaun.

Gus Firjaun berharap kerja sama dan komitmen bersama akademisi, tokoh masyarakat terutama kepala desa untuk mengintruksikan kepada RT/RW agar lebih proaktif mendorong ibu hamil, ibu menyusui untuk datang ke posyandu.

BACA JUGA :  Caleg Partai Nasdem Jember Bantah Transfer Uang Rp 5 Juta ke PPK Sumbersari

“Maka ketika tidak ada yang datang ke posyandu, harapan kami RT/RW bisa proaktif mendatangi untuk memotivasi agar hadir ke posyandu. Sehingga tingkat kehadiran lebih banyak penilaian akan lebih maksimal,” harapnya.

“Kabupaten Jember berkat upaya kita semua melalui data SKI pada tahun 2022, 34 persen cukup tinggi. Hasil SKI tahun 2023 rendah berhasil menurunkan,” ujarnya. (Dri).

**) IIkuti berita terbaru Lensa Nusantara di Google News klik disini dan jangan lupa di follow.