Kesehatan

Permudah Calon PMI, Bupati Jember Resmikan Klinik CPMI

1171
×

Permudah Calon PMI, Bupati Jember Resmikan Klinik CPMI

Sebarkan artikel ini
Gus Fawait Meresmikan Klinik CPMI di RSD Balung, Senin (27/4/2026).(Foto: Badri/ Lensa Nusantara)

Jember, LENSANUSANTARA.CO.ID – Bupati Jember Muhammad Fawait meresmikan Klinik Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) di Rumah Sakit Daerah (RSD) Balung, Senin (27/4/2026). Peresmian klinik tersebut menjadi langkah Pemerintah Kabupaten Jember dalam mempermudah layanan bagi warga yang akan bekerja ke luar negeri secara prosedural.

Gus Fawait mengatakan, selama ini masih banyak warga Jember yang berangkat sebagai pekerja migran melalui jalur nonprosedural. Kondisi itu dinilai berisiko karena menyulitkan pemerintah daerah maupun pusat saat terjadi persoalan di negara penempatan.

Example 300x600

“Masih banyak warga Jember yang berangkat menjadi PMI, tetapi lewat jalur nonprosedural. Kalau ada masalah, pemerintah akan kesulitan membantu,” kata Gus Fawait.

BACA JUGA :
Pedagang Buah dan Sayur Asal Jember Go International, 5.000 Petani Lokal Melek Ekspor

Ia menjelaskan, salah satu penyebab warga memilih jalur nonprosedural karena akses pengurusan administrasi yang dinilai jauh. Sebelumnya, layanan terkait penempatan pekerja migran hanya tersedia di Surabaya, Malang, dan Banyuwangi.

Menurut dia, Pemkab Jember telah berupaya menghadirkan layanan tersebut lebih dekat kepada masyarakat. Kini, perwakilan layanan penempatan pekerja migran sudah tersedia di Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Jember.

BACA JUGA :
Black Campaign Resahkan Warga, Anggota Pansus Pilkada Jember dan Panwascam Sukorambi Sidak Lokasi

“Sekarang masyarakat Jember tidak perlu lagi ke Surabaya, Malang, atau Banyuwangi. Cukup datang ke MPP Jember untuk mengurus administrasi,” ujarnya.

Selain layanan administrasi, Pemkab Jember juga menyiapkan fasilitas pemeriksaan kesehatan bagi CPMI melalui RSD Balung. Rumah sakit itu kini resmi melayani medical check up sebagai salah satu syarat keberangkatan pekerja migran.

Fawait menambahkan, biaya medical check up yang sebelumnya mencapai Rp 750.000 kini diturunkan menjadi Rp 450.000 setelah klinik diresmikan.

BACA JUGA :
PAD Jember Tembus Rp1 Triliun, Bapenda: Partisipasi Wajib Pajak Meningkat

“Harga ini paling murah, bahkan se-Jawa Timur. Ini bentuk keberpihakan kami kepada calon PMI Jember,” katanya.

Ia berharap, kehadiran Klinik CPMI di RSD Balung dapat mendorong semakin banyak warga Jember berangkat bekerja ke luar negeri melalui jalur resmi dan aman.

“Tidak usah lagi keluar kota. Cukup datang ke RSD Balung dengan biaya Rp 450 ribu,” ucap Gus Fawait.