Hiburan

Dentuman Sound Horeg Guncang Rembang di Karnaval Sedekah Laut dan Bumi Desa Punjulharjo

918
×

Dentuman Sound Horeg Guncang Rembang di Karnaval Sedekah Laut dan Bumi Desa Punjulharjo

Sebarkan artikel ini
Dentuman musik dari empat truk sound system berukuran besar dalam gelaran karnaval sedekah laut dan bumi, Jumat (19/9/25).

Rembang, LENSANUSANTARA.CO.ID – Suasana Desa Punjulharjo, Kecamatan Rembang Jawa Tengah riuh dengan dentuman musik dari empat truk sound system berukuran besar dalam gelaran karnaval sedekah laut dan bumi, Jumat (19/9/25).

Acara yang dimulai pukul 13.00WIB itu menyedot perhatian warga, bahkan sejak malam sebelumnya saat dilakukan cek sound.

Example 300x600

Karnaval yang dimulai dari Kiringan ke Barat dan berakhir di Pantai Karang Jahe Beach (KJB) tersebut menghadirkan sound system lokal Rembang dan Pati Jawa Tengah.

BACA JUGA :
Peta Batas Desa di Rembang, Bambang: Langkah Awal Pembangunan Desa yang Berkelanjutan

Sound system yang digunakan adalah jenis sound horeg, lengkap dengan tata lampu megah yang berjejer mulai dari Dukuh Kiringan ke arah barat

BACA JUGA :
Rapat Paripurna DPRD Rembang Sahkan R-APBD Tahun Anggaran 2026

Seorang warga yang enggan disebut namanya mengungkapkan bahwa karnaval tersebut sudah mengantongi perizinan. “Mereka meminta izin langsung ke Polres, melalui desa,” ujarnya.

Pada Kamis (18/9/2025), panitia menggelar cek sound mulai siang hingga malam hari. Meski kontroversial, kegiatan itu justru menarik kerumunan warga yang antusias menonton.

BACA JUGA :
Gegara Abrasi Pantai Caruban Rembang, Wisatawan Sepi, Omzet Pedagang Turun Drastis

Namun demikian, acara tetap digelar dengan partisipasi dan iuran warga dari masing-masing RW.

Empat kelompok sound horeg yang tampil merupakan hasil swadaya masyarakat yang ingin turut serta memeriahkan sedekah laut dan bumi.

“Yang kontra ada, tapi pasti tetap kalah dengan banyak yang pro,” ungkapnya.