Berita

Legislator Lukman B Kady Pastikan Jalan Rusak Sapaya–Malakaji Gowa sudah Dianggarkan

1651
×

Legislator Lukman B Kady Pastikan Jalan Rusak Sapaya–Malakaji Gowa sudah Dianggarkan

Sebarkan artikel ini
Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Kabupaten Gowa menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Bina Marga dan Bina Konstruksi Sulawesi Selatan, yang saat ini menjadi kantor sementara DPRD Sulsel, Jalan AP Pettarani, Rabu (15/4/2026).

Makassar, LENSANUSANTARA.CO.ID – Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Kabupaten Gowa menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Bina Marga dan Bina Konstruksi Sulawesi Selatan, yang saat ini menjadi kantor sementara DPRD Sulsel, Jalan AP Pettarani, Rabu (15/4/2026).

Massa mahasiswa meminta kejelasan kepada legislator soal rencana perbaikan jalan poros Sapaya–Malakaji di Kabupaten Gowa yang dinilai terbengkalai.

Example 300x600

Aspirasi para demonstran diterima langsung oleh Anggota D DPRD Sulsel dari daerah pemilihan Gowa–Takalar, Lukman B Kady.

Lukman B Kady memastikan bahwa ruas jalan tersebut sudah dianggarkan dalam APBD. Ia menyebut jalan rusak Sapaya-Malakaji masuk dalam perencanaan pembangunan Pemprov Sulsel.

BACA JUGA :
Absen di Paripurna, Legislator Golkar Sulsel Ingatkan Andi Sudirman Etika Pemerintahan

Legislator Fraksi Golkar ini menjelaskan bahwa ruas Sapaya–Malakaji telah dimasukkan ke dalam program pembangunan skema tahun jamak (multi-years) paket 2.

Proyek ini diproyeksikan akan berjalan secara bertahap dalam beberapa tahun ke depan.

“Tadi saya sampaikan bahwa itu (Sapaya-Malakaji) masuk dalam paket Multi Years. Dan Insyaallah dikerja sampai 2027,” ujar Lukman B Kady usai menemui peserta aksi.

Sejak tahun 2024, Lukman B Kady diketahui sudah kerap menyuarakan jalan Sapaya-Malakaji untuk diperbaiki.

BACA JUGA :
Pansus DPRD Bahas Optimalisasi Pajak Daerah bersama BAPENDA Kabupaten/Kota se-Sulsel

Ketua Fraksi Golkar DPRD Sulsel ini menilai munculnya tuntutan masyarakat disebabkan oleh tersumbatnya informasi mengenai rincian program pembangunan tersebut.

Ia mengakui sejak tahun 2019, ruas jalan tersebut memang belum tersentuh perbaikan meskipun merupakan kewenangan provinsi.

“Ini yang tidak sampai informasinya ke masyarakat, bahwa tetap masuk dalam paket itu. Disangkanya yang masuk itu hanya Sapaya-Malino. Padahal Sapaya-Malakaji juga bakal dikerja,” jelasnya.

Lebih lanjut, Lukman menyoroti adanya titik kerusakan paling parah di sepanjang ruas tersebut, tepatnya di wilayah Batu Massongko.

BACA JUGA :
Cicu, Mizar, dan Heriwawan Hujan-hujan Terima Massa Aksi, Tunjukkan Komitmen Kawal Aspirasi Buruh

Kondisi di titik tersebut dilaporkan sangat memprihatinkan dan sering menghambat akses transportasi masyarakat.

“Ada memang jalan yang rusak di situ, namanya Batu Massongko. Itu memang parah sekali. Mobil-mobil kecil pasti bermasalah kalau lewat situ,” tandas Lukman.

Pihak DPRD Sulsel berjanji akan terus mengawal jalannya proyek tersebut agar pengerjaan di lapangan segera terealisasi sesuai jadwal guna memudahkan mobilitas warga di wilayah tersebut.(Muchtar)