Nasional

Gas Melon Muncul Saat Review Dapur MBG, Video Hendrik Irawan Jadi Sorotan

11243
×

Gas Melon Muncul Saat Review Dapur MBG, Video Hendrik Irawan Jadi Sorotan

Sebarkan artikel ini
Potongan video postingan akun Hendrik Irawan Link : https://vt.tiktok.com/ZS9FRrnyo/

Bondowoso, LENSANUSANTARA.CO.ID – Jagat media sosial kembali dihebohkan dengan video review dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diunggah oleh Hendrik Irawan melalui akun TikTok pribadinya. Dalam video tersebut, warganet menyoroti adanya penampakan tabung gas melon 3 kilogram yang diduga digunakan di dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Padahal, Badan Gizi Nasional (BGN) sebelumnya telah menegaskan larangan penggunaan gas subsidi 3 kg atau yang dikenal sebagai gas melon untuk operasional dapur MBG. Kebijakan ini bertujuan agar subsidi energi tepat sasaran dan tidak disalahgunakan untuk kepentingan usaha atau kegiatan berskala besar.

Dalam video yang viral tersebut, setidaknya terlihat empat tabung gas melon berada di area dapur saat Hendrik melakukan review. Temuan ini langsung memicu beragam reaksi dari masyarakat, mulai dari kritik hingga desakan agar dilakukan evaluasi terhadap pengelolaan dapur MBG.

Salah satu komentar datang dari akun TikTok @inru_11 yang menulis, “Kok ada gas ijo ya, emang boleh?” Komentarnya.

BACA JUGA :
Dukung Program MBG, Kapolres Jombang Resmikan Tiga SPPG Yayasan Kemala Bhayangkari

Adapun respon lainnya dari @kepitingjantan13, kalo bisa gasnya jgn tabung yg melon dong ah, itu buat masyarakat miskin citra dapur mewahnya jadi jelek KLO gitu”. Komentar tersebut mewakili keresahan banyak warganet yang mempertanyakan kepatuhan terhadap aturan yang berlaku.

Hendrik Irawan sendiri sebelumnya dikenal luas di media sosial berkat konten “joget MBG 6 juta” yang sempat viral dan menarik perhatian publik terhadap program dapur bergizi gratis. Namun, kemunculan gas subsidi dalam video terbarunya justru menimbulkan polemik baru.

Sejumlah warganet mempertanyakan komitmen pengelola dapur dalam mematuhi aturan pemerintah. Hingga saat ini, belum ada klarifikasi resmi dari pihak Hendrik Irawan terkait temuan tersebut. Sementara itu, publik menanti langkah tegas dari pihak terkait untuk memastikan program MBG berjalan sesuai regulasi yang telah ditetapkan.

Hal ini menjadi pengingat bahwa transparansi dan kepatuhan terhadap aturan sangat penting, terutama dalam program yang menyangkut kepentingan masyarakat luas.

Example 300x600