Pangandaran, LENSANUSANTARA.CO.ID – RSUD Pandega memberikan edukasi kepada semua lapisan masyarakat untuk berhati – hati dan harus dikenali bahayanya penyakit demam berdarah.
RSUD Pandega pada hari Kamis (07/05/26) telah dilaksanakan kegiatan NGOBATAN (Ngobrol Bareng Seputar Kesehatan) tentang “Kenali Bahaya Demam Berdarah” yang dijelaskan oleh dr. Clarissa Verina Setiawan (Dokter Umum RSUD Pandega Pangandaran).
Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah penyakit serius akibat virus Dengue yang ditularkan nyamuk Aedes aegypti, berpotensi fatal jika terlambat ditangani.
Bahaya utamanya meliputi pendarahan hebat, syok (DSS), kerusakan organ (hati, paru, jantung), hingga kematian.
Pencegahan utama adalah 3M Plus (menguras, menutup, mendaur ulang).
Bahaya dan Komplikasi Serius DBD;
Syok Sindrom Dengue (DSS): Tekanan darah turun drastis akibat kebocoran plasma darah, menyebabkan syok yang bisa berakibat kematian.
Pendarahan Hebat: Akibat penurunan trombosit drastis, menyebabkan mimisan, gusi berdarah, atau muntah darah.
Kerusakan Organ: Virus dapat merusak organ vital seperti hati, jantung, dan otak.
Kematian: DBD yang tidak ditangani dengan cepat dan tepat dapat berujung pada kematian.
Tanda Bahaya yang Harus Diwaspadai;
• Nyeri perut hebat atau terus-menerus.
• Muntah terus-menerus.
• Pendarahan pada gusi atau hidung.
• Muntah darah atau buang air besar berwarna hitam.
• Lemas, gelisah, atau kesadaran menurun.
Pencegahan DBD: 3M Plus,
• Menguras: Bak mandi, tempat penampungan air.
• Menutup: Rapat-rapat tempat penampungan air.
• Mendaur Ulang: Barang bekas yang berpotensi menampung air hujan.
• Plus: Menggunakan lotion anti-nyamuk, memasang kawat kasa, dan tidak menggantung pakaian.
Tindakan Saat Terinfeksi
• Istirahat total (bed rest).
• Banyak minum air putih untuk mencegah dehidrasi.
• Konsumsi obat penurun panas (paracetamol), hindari ibuprofen atau aspirin.
Waspada demam tinggi mendadak selama 2-7 hari. Sahabat Pandega juga bisa mengunduh materi edukasi ini melalui tautan https://bit.ly/materiedukasipandega.
Salam sehat dan bahagia dari kami RSUD Pandega Pangandaran. ( N.Nurhadi )














