Pemerintahan

Hari Lahir Pancasila 2026 di Jombang: Pancasila Jadi Bintang Penuntun dan Jangkar Moral Bangsa

956
×

Hari Lahir Pancasila 2026 di Jombang: Pancasila Jadi Bintang Penuntun dan Jangkar Moral Bangsa

Sebarkan artikel ini
Komandan Kodim 0814 Jombang Letkol Kav Dicky Prasojo, S.H., M.Han. sebagai Inspektur Upacara

Jombang, LENSANUSANTARA.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Jombang menggelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 dengan tertib dan khidmat di Lapangan Pemkab Jombang, Senin 1 Juni 2026. Petugas upacara tahun ini berasal dari unsur Kodim 0814 Jombang.

Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Komandan Kodim 0814 Jombang Letkol Kav Dicky Prasojo, S.H., M.Han. Ketua DPRD Kabupaten Jombang Hadi Atmaji, S.Ag membacakan teks Pancasila di hadapan seluruh peserta upacara.

Example 300x600

Dalam amanatnya, Letkol Kav Dicky Prasojo membacakan sambutan tertulis Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila RI Yudian Wahyudi. Dengan mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”, peringatan ini disebut bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan momen refleksi mendalam.

BACA JUGA :
Zulkifli Hasan Kungker ke MAN 1 Jombang, Ini Pesan Pentingnya

“Lebih dari sekadar seremoni tahunan, hari ini adalah momen refleksi untuk memastikan bahwa api Pancasila tetap menyala dalam jiwa setiap insan Indonesia,” ujar Dandim 0814 saat membacakan pidato Kepala BPIP.

Pidato tersebut menegaskan Pancasila sebagai “bintang penuntun” dan “jangkar moral” dalam menghadapi turbulensi global, mulai dari disrupsi teknologi hingga dinamika geopolitik. Nilai musyawarah dan mufakat dinilai menjadi instrumen diplomasi yang dibutuhkan dunia saat ini untuk menjembatani perbedaan dan menghentikan konflik.

BACA JUGA :
Penanaman Jagung Serentak Kuartal I 2026 di Jombang Dukung Program Swasembada Jagung Nasional

“Kita ingin dunia melihat bahwa perdamaian bukan sekadar ketiadaan perang, melainkan hadirnya keadilan bagi seluruh umat manusia,” tegasnya.

Di akhir amanat, Dandim 0814 menyampaikan pesan khusus kepada para menteri, kepala daerah, serta generasi muda agar menjadikan Pancasila sebagai living ideology, bukan sekadar hiasan dinding atau teks sejarah. Ia juga menekankan pentingnya melawan intoleransi dan radikalisme demi menjaga harmonisasi kebangsaan.

BACA JUGA :
Kebakaran Menerjang Toko di Jombang: Percikan Listrik Statis dari Ponsel Jadi Pemicu Utama

Upacara dihadiri Bupati Jombang Abah H. Warsubi, S.H., M.Si. beserta Ibu Yuliati Nugrahani Warsubi, Wakil Bupati Jombang Gus Salmanudin, S.Ag., M.Pd. beserta Ning Ema Erfina Salmanudin, Ketua DPRD Hadi Atmaji, S.Ag., jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah Agus Purnomo, S.H., M.Si. beserta Ketua DWP Ibu Lilik Agus Purnomo, staf ahli, asisten, seluruh kepala perangkat daerah, dan ketua organisasi kemasyarakatan se-Kabupaten Jombang.