Daerah

Wadul Gus’e Berbuah Solusi, Pemkab Jember Gelar Pasar Murah di Semboro Tekan Harga Sembako

1693
×

Wadul Gus’e Berbuah Solusi, Pemkab Jember Gelar Pasar Murah di Semboro Tekan Harga Sembako

Sebarkan artikel ini
Pasar Murah di Semboro, Kamis (25/6/2026).(Foto: istimewa/ Lensa Nusantara)

Jember, LENSANUSANTARA.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Jember menggelar pasar murah di Balai Desa Semboro, Kecamatan Semboro, Kamis (25/6/2026), sebagai bentuk tindak lanjut atas aduan masyarakat dikanal aduan Wadul Guse terkait kenaikan harga sejumlah bahan pokok yang terjadi di wilayah tersebut.

Example 300x600

Kegiatan ini menjadi salah satu langkah pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga dan membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Jember, Ratno Cahyadi Sembodo, S.H., mengatakan bahwa pelaksanaan pasar murah merupakan respons cepat Pemerintah Kabupaten Jember terhadap laporan masyarakat yang masuk melalui kanal pengaduan Wadul Gus’e mengenai kenaikan harga beberapa komoditas kebutuhan pokok di Desa Semboro.

BACA JUGA :
Warga Desa Klungkung Apresiasi Program TMMD Kodim 0824 Jember

Menurut Ratno, atas arahan Bupati Jember Gus Fawait, pemerintah daerah bersama sejumlah instansi terkait segera melakukan intervensi pasar guna menekan dampak kenaikan harga yang dirasakan masyarakat.

Kegiatan tersebut melibatkan Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Dinas Pertanian, Dinas Ketahanan Pangan, Peternakan dan Perikanan, Bulog, PG Semboro, serta berbagai pihak lainnya.

“Kami hadir untuk mendekatkan harga dari tingkat produsen kepada masyarakat. Dengan cara ini, warga dapat memperoleh bahan pokok dengan harga yang jauh lebih murah dibandingkan harga pasar,” ujar Ratno.

BACA JUGA :
RSD Balung Sabet Juara Turnamen Mini Soccer Antar Instansi Kesehatan Jember

Dalam pelaksanaan pasar murah sejumlah komoditas dijual di bawah harga pasar. Cabai rawit dijual Rp20.000 per kilogram dari harga pasar sekitar Rp50.000 per kilogram, bawang putih Rp21.000 per kilogram dari harga pasar sekitar Rp35.000 per kilogram, serta minyak goreng Rp15.500 per liter dari harga pasar sekitar Rp18.000 per liter.

“Pasar murah merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Jember dalam mengendalikan inflasi daerah sekaligus menjaga daya beli masyarakat,” menurutnya.

Pemerintah akan terus memantau perkembangan harga kebutuhan pokok dan melakukan intervensi apabila ditemukan lonjakan harga yang berpotensi membebani warga.

“Setiap laporan masyarakat akan kami tindak lanjuti. Ketika ada wilayah yang mengalami kenaikan harga cukup tinggi, pemerintah akan hadir memberikan solusi melalui operasi pasar dan langkah-langkah pengendalian lainnya,” katanya.

BACA JUGA :
Pengurus PC GP Ansor Kencong Jember Resmi Dilantik, Agus: Kredit Fiktif Bank Jatim Kerugian Capai 569 Miliar

Salah satu warga Desa Semboro, Ajeng, mengaku bersyukur karena aduan yang disampaikan keluarganya melalui Wadul Gus’e mendapat respons cepat dari pemerintah daerah. Menurutnya, kehadiran pasar murah sangat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Alhamdulillah usulan kami untuk adanya sembako murah bisa terealisasi. Harganya sangat murah, jauh di bawah harga pasar. Kami para ibu-ibu merasa senang dan sangat terbantu. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut dan semakin banyak dirasakan masyarakat,” ucap Ajeng.