SAWAHLUNTO, LENSANUSANTARA.CO.ID – Wakil Wali Kota Sawahlunto, Jeffry Hibatullah, memimpin rapat koordinasi pengukuran dan penilaian Indeks Inovasi Daerah (IID) Tahun 2026 di Balai Kota Sawahlunto, Kamis (2/7/2026). Rapat tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Sawahlunto memperkuat budaya inovasi di lingkungan perangkat daerah sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Dalam rapat tersebut, berbagai inovasi yang telah dan sedang dikembangkan oleh perangkat daerah dievaluasi serta diselaraskan agar tidak hanya memenuhi indikator penilaian Indeks Inovasi Daerah, tetapi juga mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara nyata.
Jeffry Hibatullah menegaskan bahwa inovasi harus menjadi bagian dari budaya kerja seluruh perangkat daerah. Menurutnya, setiap inovasi yang dirancang harus dikawal hingga tuntas agar memberikan hasil yang optimal.
“Inovasi tidak boleh berhenti pada tahap perencanaan atau hanya menjadi semangat di awal pelaksanaan. Setiap perangkat daerah harus memastikan inovasi yang dijalankan benar-benar selesai dan memberikan manfaat,” tegasnya.
Ia juga meminta seluruh perangkat daerah terbuka dalam menyampaikan berbagai kendala yang dihadapi selama proses pelaksanaan inovasi. Dengan demikian, setiap persoalan dapat dibahas bersama dan dicarikan solusi melalui koordinasi lintas perangkat daerah.
Selain itu, Jeffry mengingatkan bahwa inovasi tidak selalu identik dengan program berskala besar maupun anggaran yang tinggi. Menurutnya, perubahan sederhana yang mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik maupun efektivitas tata kelola pemerintahan juga merupakan bentuk inovasi yang patut dikembangkan.
Saat ini, penilaian Indeks Inovasi Daerah turut dimonitor oleh Kementerian Dalam Negeri. Daerah yang mampu menunjukkan kinerja inovasi yang baik berpeluang memperoleh apresiasi dalam bentuk insentif dari pemerintah pusat.
Melalui penguatan budaya inovasi, Pemerintah Kota Sawahlunto berkomitmen terus melakukan pendampingan, evaluasi, serta memperkuat kolaborasi antarperangkat daerah. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan daya saing daerah,
menghadirkan pelayanan publik yang semakin berkualitas, sekaligus membuka peluang memperoleh berbagai bentuk penghargaan dan dukungan dari pemerintah pusat.(Suherman)














