Bondowoso, LENSANUSANTARA.CO.ID – Pelaksanaan KKN REGULER UNEJ 2026 di Kecamatan Binakal resmi berakhir melalui kegiatan penarikan mahasiswa pada Kamis, 13 Agustus 2026 di Kecamatan Binakal. Kegiatan tersebut diikuti 59 mahasiswa dari enam kelompok desa, yaitu Gadingsari, Kembangan, Baratan, Jeruk Soksok, Binakal, dan Bandelan. Agenda ini menjadi penanda berakhirnya masa pengabdian mahasiswa setelah menjalankan berbagai program kerja bersama masyarakat.
Kegiatan berlangsung dalam suasana ceria, hangat, dan penuh kebersamaan. Acara tersebut dihadiri oleh Camat Binakal yakni Bapak Ifan Arrifandi, S.Sos., M.Si., para Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Universitas Jember, Kapolsek Binakal, Danramil Binakal, serta sejumlah perangkat Kecamatan Binakal. Kehadiran berbagai pihak menjadi bentuk dukungan dan apresiasi terhadap pelaksanaan KKN di enam desa wilayah Kecamatan Binakal.
Acara diawali dengan pembukaan oleh Camat Binakal, Bapak Ifan Arrifandi, S.Sos., M.Si., yang menyampaikan apresiasi atas kontribusi mahasiswa selama berada di wilayah Binakal. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari perwakilan DPL Universitas Jember, Bapak Nur Hisamuddin, S.E., Ak., M.SA., yang memberikan pesan kepada mahasiswa setelah menyelesaikan pengabdian di masing-masing desa.
Tiga DPL mendampingi enam kelompok mahasiswa, dengan Bapak Nur Hisamuddin, S.E., Ak., M.SA. mendampingi Desa Gadingsari dan Baratan, Dr. Diana Sulianti K. Tobing, S.E., M.Si. mendampingi Desa Kembangan dan Binakal, serta Dr. Ir. Sigit Prastowo, MP. mendampingi Desa Bandelan dan Jeruk Soksok. Pendampingan tersebut berlangsung hingga tahap akhir pelaksanaan program di masing-masing desa.
Selama masa pengabdian, keenam kelompok mahasiswa melaksanakan berbagai program kerja sesuai dengan potensi dan kebutuhan masing-masing desa. Kegiatan tersebut menjadi bentuk kontribusi mahasiswa sekaligus wadah untuk menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama perkuliahan dalam kondisi nyata di lapangan.
Salah satu kelompok yang telah menyelesaikan seluruh program kerjanya adalah KKN GADINGSARI. Sebelum penarikan, seluruh program kelompok tersebut telah rampung pada 10 Agustus 2026, ditandai dengan selesainya program utama berupa pengembangan dan peluncuran website profil desa RAGA (Ruang Akses Gadingsari). Website ini dikembangkan sebagai media informasi sekaligus sarana pendukung pelayanan digital bagi masyarakat Desa Gadingsari.
Selain RAGA, KKN GADINGSARI juga melaksanakan Ceria Gadingsari di bidang pendidikan, Segar Gadingsari dalam pemanfaatan pekarangan rumah, Bio Tani Gading melalui penyuluhan pertanian dan pembuatan pupuk organik, serta Sigap Gading di bidang infrastruktur berupa pembuatan dan pemasangan plang penanda wilayah. Seluruh program tersebut terlaksana dengan dukungan masyarakat dan perangkat desa.
Acara penarikan kemudian dilanjutkan dengan penayangan video after movie dari masing-masing kelompok desa. Dokumentasi tersebut menampilkan kegiatan, interaksi bersama masyarakat, proses pelaksanaan program kerja, hingga berbagai momen kebersamaan selama menjalankan KKN di Kecamatan Binakal.
Suasana semakin hangat saat mahasiswa dan seluruh pihak yang hadir menyaksikan dokumentasi tersebut. Momentum ini tidak hanya menandai berakhirnya masa pengabdian, tetapi juga menjadi kesempatan untuk mengenang pengalaman dan hubungan yang telah terbangun antara mahasiswa, masyarakat, pemerintah desa, dan pihak kecamatan.
Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama mahasiswa, DPL, jajaran kecamatan, serta pihak terkait. Berakhirnya KKN di Kecamatan Binakal diharapkan tidak menjadi akhir dari hubungan yang telah terjalin, melainkan menjadi awal keberlanjutan manfaat program yang telah diberikan kepada masyarakat. Pengalaman selama pengabdian diharapkan menjadi pembelajaran bagi mahasiswa, sementara hasil program kerja dapat terus dimanfaatkan dan dikembangkan oleh masyarakat bersama pemerintah desa.














