Pemerintahan

Bupati Jember Hadiri Konferensi Pendidikan Indonesia 2026, Bawa Gagasan Kemajuan Pendidikan

2117
×

Bupati Jember Hadiri Konferensi Pendidikan Indonesia 2026, Bawa Gagasan Kemajuan Pendidikan

Sebarkan artikel ini
Gus Fawait Tampak di Tengah Hadiri Konferensi Pendidikan Indonesia, Jum'at (3/7/2026).(Foto: istimewa/ Lensa Nusantara)

Jember, LENSANUSANTARA.CO.ID – Bupati Jember Dr. Muhammad Fawait alias Gus Fawait mengikuti Konferensi Pendidikan Indonesia 2026 di Sleman pada 2 Juli 2026. Forum itu menjadi ruang bertukar gagasan soal tantangan pendidikan di tengah disrupsi digital.

Hadir bersama Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Wakil Menteri Dalam Negeri, Gus Fawait berdiskusi banyak hal. Mulai dari transformasi pembelajaran, pemanfaatan teknologi, hingga penguatan ekonomi kreatif sebagai bekal generasi masa depan.

Example 300x600

“Banyak gagasan yang saya bawa pulang sebagai semangat untuk terus mendorong kemajuan pendidikan di Kabupaten Jember,” ucap Gus Fawait Jum’at (3/7/2026).

BACA JUGA :
RSD Balung Jember Tambah Fasilitas Sarana dan Prasarana, Upaya Tingkatkan Pelayanan Kepada Masyarakat

Di sela agenda resmi, Gus Fawait menyempatkan diri mampir ke Universitas Gadjah Mada. Kampus itu merupakan tempatnya menempuh pendidikan S2.

BACA JUGA :
Gus Bupati Jember Resmikan Dealer United E Motor Listrik, Ramah Lingkungan dan Pajak Nol Persen

“Suasananya masih terasa syahdu. Meski banyak sudut yang kini telah berubah, kenangan yang tersimpan di tempat ini tetap terasa begitu dekat,” katanya.

UGM disebutnya sebagai tempat belajar, bertumbuh, dan menempa diri. Lebih dari itu, kampus tersebut punya makna personal.

BACA JUGA :
Forkam Jember Alihkan Dukungan untuk Hendy Siswanto - Gus Firjaun Lanjutkan Dua Periode

Di tempat ini pula saya pertama kali mengenal Ning Githa, istri tercinta, yang hingga hari ini setia menjadi teman seperjalanan dalam setiap langkah kehidupan,” ungkapnya.

“Konferensi tersebut diharapkan menjadi rujukan Pemkab Jember untuk merumuskan kebijakan pendidikan yang adaptif dengan era digital dan ekonomi kreatif,” tuturnya.