Bisnis

Harga Jagung di Banjarnegara Naik Signifikan, Bursin : Bisa Membantu Ekonomi Petani

1677
×

Harga Jagung di Banjarnegara Naik Signifikan, Bursin : Bisa Membantu Ekonomi Petani

Sebarkan artikel ini
Jenis jagung besar yang sudah siap di panen, Minggu, 12/7/2026. Foto : (Gunawan/Lensa Nusantara).

Banjarnegara, LENSANUSANTARA.CO.ID – Sumringah, mungkin itu yang saya ini dirasakan oleh para petani jagung di Kabupaten Banjarnegara, karena harga jual hasil panennya di musim kemarau mengalami kenaikan yang cukup signifikan hingga 40 persen. Dengan situasi tersebut, tentu membawa kebahagiaan tersendiri bagi mereka.

Salah satunya Bursin, salah satu petani di Desa Kaliajir, Kecamatan Purwanegara menjelaskan, untuk harga jagung yang sudah di pipil saat ini mencapai Rp 6.400, sedangkan yang masih ber bonggol Rp 3.300.

Example 300x600

“Alhamdulillah beberapa waktu ini harga jagung naik lumayan dibandingkan tahun lalu hanya Rp 4000 yang sudah di pripil dan kering, ini yang jenis jagung besar,” jelas Bursin, Minggu, (12/7/2026).

BACA JUGA :
Gebyar Undian BPR BKK Mandiraja Banjarnegara, Nasabah Riyanti Gondol Hadiah Utama Honda Brio Satya

Menurut Bursin, naiknya hasil panen jagung, membawa harapan karena bisa membantu ekonomi para petani yang susah payah menanam dan merawatnya.

“Kalau harga bisa stabil seperti ini kami para petani sangat senang, karena memang pengeluaran kan juga tinggi, seperti membayar buruh, membeli pupuk itu cukup tinggi biayanya, belum perawatan berkala, karena menanam jagung tidak seperti menanam singkong, makanya dengan kenaikan ini kami petani cukup senang, bisa membantu taraf hidup keluarga para petani,” tambah Bursin, salah satu petani di Desa Kaliajir.

BACA JUGA :
‎Tiga Bulan Lagi, Pemilihan Ketua DPD Partai Golkar Banjarnegara, Djarkasi: Saya Dukung Bawono

Setiap panen, biasanya jagung sudah dibeli para pengepul, itupun harus sudah pipilan dan benar-benar kering.

” Biasanya langsung ke rumah belinya, kita tidak usah mengantar, kendalanya jagung itu kalau tidak ada panas, jemurnya terlalu lama untuk bisa kering, makanya dengan harga jual hari ini segitu ya tetap bersyukur, yang penting tidak merugikan orang lain,” ujar Bursin.

‎Naiknya harga jagung saat ini jika dilihat dari data, sudah melampaui Harga Pembelian Pemerintah (HPP) yang ditetapkan, tentu hal itu menguntungkan para petani, sehingga mampu membantu pemerintah menghentikan impor, dan terutama mampu memperkuat cadangan pangan melalui kebijakan strategis di Indonesia. (Gunawan).