Peristiwa

Gunung Watangan Jember Terbakar, 6,5 Hektare Lahan Perhutani

1052
×

Gunung Watangan Jember Terbakar, 6,5 Hektare Lahan Perhutani

Sebarkan artikel ini
Gunung Watangan Wuluhan Jember Terbakar, Sabtu (8/8/2026) malam (Foto: BPBD/ Lensa Nusantara)

Jember, LENSANUSANTARA.CO.ID – Kebakaran hutan terjadi di kawasan Gunung Watangan, Desa Lojejer, Kecamatan Wuluhan, Kabupaten Jember. Kebakaran yang terjadi sejak Sabtu (8/8/2026) malam tersebut menghanguskan sekitar 6,5 hektare lahan milik Perhutani.

Kepala BPBD Jember Edy Budi Susilo mengatakan bahwa berdasarkan laporan kebakaran diterima pada Sabtu sekitar pukul 20.07 WIB melalui pengaduan masyarakat (Wadul Gus’e). Kondisi rumput yang kering ditambah angin kencang membuat api dengan cepat membesar dan meluas.

Example 300x600

“Warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut berupaya melakukan pemadaman secara manual untuk mencegah api menjalar lebih luas. Sekitar pukul 21.30 WIB, Tim Penanganan Kebakaran tiba di lokasi dan langsung melakukan pemadaman serta pendinginan,” ucap Edy Minggu (9/8/2026).

BACA JUGA :
Kejari Jember Musnahkan Barang Bukti 294 Perkara Inkrah

Area yang terdampak berada di lahan Perhutani Petak 3G1 dengan luas kurang lebih 6,5 hektare. Sementara itu, jarak permukiman terdekat dari titik api diperkirakan sekitar 3 kilometer, tepatnya di seberang Sungai Bedadung.

“Dalam penanganan tersebut, BPBD Jember berkoordinasi dengan UPT Pemadam Kebakaran, Perhutani KPH Jember, Polsek Wuluhan, Koramil Wuluhan, Pemerintah Desa Lojejer, Destana Lojejer, relawan, serta masyarakat,” ungkapnya.

Tim TRC-PB BPBD Jember bergerak menuju lokasi pada pukul 20.45 WIB. Petugas bersama unsur terkait kemudian melakukan pemadaman dan pendinginan di sejumlah titik yang terbakar.

BACA JUGA :
DPC PAN Jember Memilih Jalan Kaki Mendaftarkan Bacalegnya ke KPU

“Proses pemadaman menghadapi sejumlah kendala. Akses kendaraan menuju titik lokasi berjarak sekitar 4 kilometer. Selain itu, titik api tersebar di beberapa lokasi dan sebagian berada di atas tebing sehingga menyulitkan petugas dalam melakukan pemadaman,” menurutnya.

Setelah dilakukan penanganan selama beberapa jam, kebakaran akhirnya berhasil dipadamkan pada Minggu (9/8/2026) sekitar pukul 01.15 WIB. Seluruh tim kemudian kembali ke markas setelah memastikan kondisi di lokasi aman dan terkendali.

“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Hingga laporan terakhir, penyebab kebakaran masih belum diketahui,” imbuh Edy.

BACA JUGA :
Kunjungi Pukesmas Arjasa, Bupati Jember: Sebut Puskesmas Ujung Tombak Pelayanan Kesehatan

BPBD Jember mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat kondisi hutan dan lahan kering. Masyarakat diminta tidak melakukan pembakaran untuk membuka lahan maupun membakar sampah atau semak yang berpotensi merambat menjadi kebakaran.

“Warga juga diminta tidak membuang puntung rokok maupun benda lain yang dapat memicu api secara sembarangan, khususnya di kawasan hutan dan lahan kering. Segera laporkan kepada aparat atau petugas apabila melihat titik api maupun aktivitas yang berpotensi menyebabkan kebakaran,” paparnya