Grobogan, LENSANUSANTARA.CO.ID – Panitia Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) Kabupaten Grobogan menggelar Technical Meeting Karnaval Pembangunan 2026 di Pendopo Kantor Kecamatan Purwodadi, Kamis (20/08/26) pagi. Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.15 WIB tersebut menjadi salah satu tahapan persiapan sebelum pelaksanaan Karnaval Pembangunan yang dijadwalkan berlangsung pada Senin (24/08/26).
Technical Meeting diikuti oleh unsur panitia, jajaran keamanan, tim juri, serta perwakilan calon peserta karnaval. Kegiatan ini digelar untuk memberikan pemahaman kepada seluruh peserta mengenai teknis pelaksanaan, mekanisme kegiatan, ketentuan yang harus dipatuhi, serta sejumlah aspek yang akan menjadi dasar penilaian dalam Karnaval Pembangunan tahun ini. Acara dibuka oleh Ketua Seksi Karnaval yang juga Camat Purwodadi, Tondy Sumarjaka. Sejumlah unsur terkait turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Kapolsek Purwodadi, Kabag Ops Polres Grobogan, perwakilan Danramil 01 Purwodadi, Tim Juri Karnaval, serta Koordinator dan anggota Tim Panitia Karnaval Kecamatan Purwodadi.
Sebanyak 45 perwakilan calon peserta Karnaval Pembangunan turut hadir untuk mengikuti pengarahan dari panitia. Selain menerima penjelasan mengenai ketentuan pelaksanaan, para peserta juga mengikuti proses pengundian nomor urut yang akan menentukan posisi masing-masing dalam rangkaian karnaval.
Pengundian nomor urut tersebut menjadi salah satu agenda penting dalam Technical Meeting. Dengan adanya nomor urut, peserta diharapkan dapat mengetahui posisi dan mengikuti rangkaian kegiatan sesuai susunan yang telah ditentukan oleh panitia. Mekanisme tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya panitia untuk menciptakan pelaksanaan karnaval yang tertib dan terkoordinasi.
Wakil Ketua Tim Panitia Karnaval Pembangunan 2026, Supriyadi, menyampaikan bahwa terdapat perubahan dalam pelaksanaan Karnaval Pembangunan tahun ini. Jika pada pelaksanaan sebelumnya kegiatan dapat berlangsung lebih dari satu hari, pada 2026 karnaval hanya dilaksanakan selama satu hari dengan mempertimbangkan aspek efisiensi.
“Mengingat adanya efisiensi, untuk tahun ini Karnaval Pembangunan akan diselenggarakan hanya satu hari, pada hari Senin 24 Agustus 2026 dan dimulai lebih awal, yaitu sekitar pukul 10.00 WIB serta diikuti oleh 45 peserta karnaval dari jenjang TK hingga Peserta Umum” jelas Supriyadi.
Menurutnya, perubahan waktu pelaksanaan tersebut perlu diketahui seluruh peserta agar masing-masing dapat melakukan persiapan secara optimal. Dengan dimulainya karnaval lebih awal, peserta diharapkan dapat menyesuaikan persiapan dan kehadiran sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan panitia.
Selain membahas mekanisme pelaksanaan, Technical Meeting juga menjadi kesempatan bagi tim juri untuk menyampaikan indikator penilaian kepada seluruh calon peserta. Penjelasan mengenai kriteria tersebut diberikan agar peserta memahami aspek yang akan menjadi perhatian selama pelaksanaan karnaval.
Ketua Koordinator Tim Juri, Suyatmo, menerangkan bahwa terdapat tiga kriteria utama yang menjadi bahan pertimbangan dalam penilaian peserta. Ketiga indikator tersebut meliputi tema yang diusung, kreativitas, dan kedisiplinan.
“Ada tiga kriteria atau indikator yang menjadi bahan pertimbangan kami selaku tim juri. Yang pertama adalah tema yang diusung oleh peserta karnaval, lalu yang kedua ialah kreativitas para peserta, dan terakhir yaitu kedisiplinan,” terang Suyatmo.
Tema menjadi salah satu aspek yang diperhatikan karena setiap peserta diharapkan mampu menampilkan gagasan yang sesuai dengan semangat peringatan HUT Kemerdekaan RI. Sementara kreativitas berkaitan dengan kemampuan peserta dalam mengemas dan menampilkan konsep karnaval secara menarik.
Adapun kedisiplinan menjadi indikator yang tidak kalah penting. Peserta dituntut untuk mengikuti ketentuan yang telah disampaikan panitia, baik selama persiapan maupun ketika mengikuti jalannya karnaval.
Suyatmo menambahkan, selain tiga kriteria utama tersebut, tim juri juga akan mempertimbangkan kepatuhan peserta terhadap petunjuk teknis (juknis) dan tata tertib yang telah ditetapkan oleh panitia Karnaval Pembangunan.
“Selain tiga kriteria tersebut, poin yang akan menjadi bahan penilaian kami sebagai tim juri ialah bagaimana para peserta karnaval mengikuti petunjuk teknis atau tata tertib karnaval yang sudah ditetapkan oleh tim panitia karnaval,” tutupnya.
Dengan digelarnya Technical Meeting, seluruh peserta diharapkan telah memahami mekanisme dan ketentuan sebelum mengikuti Karnaval Pembangunan. Kegiatan yang melibatkan 45 peserta tersebut dijadwalkan berlangsung pada Senin (24/08/26) mulai sekitar pukul 10.00 WIB sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kabupaten Grobogan.
Panitia juga berharap pelaksanaan karnaval dapat berjalan tertib dan lancar dengan dukungan seluruh peserta serta unsur terkait. Pemahaman terhadap juknis dan tata tertib yang telah disampaikan dalam Technical Meeting menjadi salah satu bagian penting untuk mendukung kelancaran kegiatan hingga seluruh rangkaian Karnaval Pembangunan selesai. (Vamberrino)












