Kesehatan

Larasati Fun Run: Bawa Semangat Positif Lawan Eclampsia

176
×

Larasati Fun Run: Bawa Semangat Positif Lawan Eclampsia

Sebarkan artikel ini
Ketua Yayasan Anggoro Kasih
Peserta Larasati Fun Run.

Pamekasan, LENSANUSANTARA.CO.ID – Dalam rangka memperingati hari jadinya yang ke-22, Rumah Sakit Larasati menggelar acara fun run yang unik dan bermakna. Dengan tema “Bergerak, Berlari, Bersinergi untuk Kesehatan Ibu dan Bayi”, acara ini berhasil menarik 500 peserta dari berbagai daerah di Madura.

Tak hanya sekadar berolahraga, fun run ini memiliki misi yang sangat mulia, yaitu meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya eklampsia dan pentingnya deteksi dini serta perawatan yang tepat.

Example 300x600

Eclampsia, sebuah komplikasi kehamilan yang serius, menjadi salah satu penyebab utama kematian ibu di Indonesia.

BACA JUGA :
Sie Dokkes Polres Pamekasan Beri Layanan Kesehatan Gratis Bagi Personel Pengamanan dan Petugas PPK Pemilu 2024

“Kami ingin mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan ibu hamil,” ujar Ketua Yayasan Anggoro Kasih, Estiningtyas Nugraheni.

“Dengan fun run ini, kami berharap semakin banyak orang yang memahami pentingnya pemeriksaan kehamilan secara rutin dan menjaga gaya hidup sehat,” tambahnya.

BACA JUGA :
Sikapi Isu Dugaan Percobaan Penculikan Anak, Ini Saran Psikolog Klinis Pamekasan

Peserta fun run terlihat antusias mengikuti acara ini. Mereka berlari bersama-sama dari area Pendopo Ronggosukowati Pamekasan di Jln. Kabupaten – JIn. Amin Jakfar – Jln. Mandilaras – Jln. Kemayoran – Jln. Kesehatan – Jln. Stadion – Jln. Jokotole – Jln. Trunojoyo – JIn. R. Abd. Aziz – Jln. Segara – Jln. Kabupaten dan kemudian Finish di Area Pendopo Ronggosukowati Pamekasan, sambil membawa semangat positif untuk melawan eklampsia.

BACA JUGA :
Masuk Dapur Warga Binaan, Danramil 0826-08 Palengaan Pamekasan Serahkan Sembako

“Saya sangat senang bisa ikut serta dalam acara ini,” ujar salah satu peserta.

“Selain menyehatkan tubuh, saya juga merasa ikut berkontribusi dalam upaya menyelamatkan nyawa ibu dan bayi,” kata Faruk, salah satu peserta.