Budaya

Bupati Jember Dorong Situs Purbakala Duplang Arjasa Jadi Edukasi Wisata

1244
×

Bupati Jember Dorong Situs Purbakala Duplang Arjasa Jadi Edukasi Wisata

Sebarkan artikel ini
Bupati Jember Muhammad Fawait di Dampingi Kadispar Kunjungi Situs Purbakala Duplang Arjasa, Jum'at (29/8/2025).(Foto: Badri/ Lensa Nusantara)

Jember, LENSANUSANTARA.CO.ID – Dalam rangkaian agenda Bunga Desaku (Bupati Ngantor di Desa/Kelurahan) edisi ke-IV di Kecamatan Arjasa, Bupati Jember, Muhammad Fawait, menyempatkan diri mengunjungi Situs Purbakala Duplang di Desa Kamal, lereng Gunung Argopuro, Jum’at (29/8/2025).

Kunjungan ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan sebuah penegasan penting bahwa warisan sejarah dan budaya harus menjadi denyut nadi pembangunan Jember ke depan.

Example 300x600

Di tengah hamparan batu-batu purbakala yang masih berdiri kokoh sejak ratusan tahun silam, Bupati Fawait menyaksikan langsung jejak peradaban manusia yang begitu berharga untuk dilestarikan.

BACA JUGA :
Bupati Jember dan DPRD Tandatangani Nota Kesepakatan Perubahan KUA PPAS

Bupati Jember Muhammad Fawait menyatakan, situs ini menyimpan cerita panjang tentang bagaimana leluhur kita hidup, berproses, dan meninggalkan warisan peradaban. Potensi seperti ini sangat besar untuk dikembangkan menjadi edu wisata yang bisa memberi nilai tambah bagi masyarakat.

“Situs Duplang hingga kini masih menyimpan peninggalan arkeologis seperti Menhir, Watu Kenong, dan Dolmen. Warisan bersejarah ini, menurut Bupati, bukan hanya benda mati, melainkan “saksi bisu” perjalanan manusia yang harus dihidupkan kembali lewat edukasi dan wisata budaya,” ujar Gus Fawait.

BACA JUGA :
Kanwil Bea Cukai Jatim II Sosialisasi Tekan Peredaran Rokok Ilegal

Gus Fawait menegaskan, pentingnya sosialisasi cagar budaya kepada generasi penerus. Ia berharap para pelajar, mulai dari sekolah dasar hingga perguruan tinggi, bisa secara langsung belajar dari Situs Duplang, bukan sekadar lewat buku pelajaran.

“Konkretnya, anak-anak harus dibawa ke sini. Jangan sampai generasi muda Jember buta sejarahnya sendiri. Banyak warga Jember yang belum tahu situs ini, bahkan mungkin warga luar Jember pun tidak,” tegasnya.

BACA JUGA :
Diklat Menulis Buku Ilmiah Cabdindik Wilayah Jember Wujudkan Guru Profesional

Melalui pemetaan yang matang oleh Dinas Pariwisata, Bupati berharap potensi wisata sejarah dan budaya di Jember dapat dikembangkan menjadi segmen wisata edukatif yang menarik.

“Dengan demikian, tidak hanya memperkaya pengetahuan, tetapi juga memberikan dampak ekonomi positif bagi masyarakat sekitar,” tuturnya.