Bondowoso, LENSANUSANTARA.CO.ID – SMPK Indra Prastha Bondowoso terus berupaya meningkatkan kualitas pembelajaran dengan menggelar kegiatan bertema “Pembelajaran Kolaboratif Berbasis Projek Kokurikuler sesuai Pembelajaran Mendalam”. Kegiatan ini berlangsung di aula sekolah pada Sejak Senin (8/9/2025) dan dihadiri oleh seluruh guru serta tenaga kependidikan.
Kepala SMPK Indra Prastha Bondowoso, Andik Sastianto, S.Pd, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pembelajaran berbasis projek kokurikuler merupakan strategi penting untuk mengembangkan keterampilan abad 21 pada peserta didik.
“Melalui pembelajaran kolaboratif, siswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga mengasah keterampilan berpikir kritis, kreativitas, komunikasi, dan kolaborasi. Inilah yang menjadi fokus kami agar siswa siap menghadapi tantangan masa depan,” ujar Andik.
Kegiatan ini juga mendapat pendampingan langsung dari Endang Pujiastuti, S.Pd, M.Pd, selaku Pengawas Bina. Dalam arahannya, Endang menekankan pentingnya peran guru sebagai fasilitator dalam menciptakan pembelajaran yang mendalam.
“Guru harus mampu merancang pengalaman belajar yang bermakna dan relevan dengan kehidupan siswa. Dengan pendekatan projek kokurikuler, pembelajaran tidak hanya terjadi di kelas, tetapi juga melibatkan lingkungan sekitar,” jelasnya.
Pelatihan ini menghadirkan Mohammad Hairul, M.Pd, selaku fasilitator pembelajaran mendalam, sebagai narasumber. Ia memberikan pembekalan kepada para guru mengenai penerapan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) yang terintegrasi melalui projek kokurikuler, sehingga pembelajaran menjadi lebih bermakna, kolaboratif, dan berpusat pada peserta didik.
Melalui pelatihan ini, guru-guru SMPK Indra Prastha diharapkan mampu mengimplementasikan pembelajaran mendalam (deep learning) yang mengintegrasikan kurikulum intrakurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler. Hasilnya, pembelajaran tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan kompetensi siswa secara holistik.
Selama enam hari pelatihan, peserta dijadwalkan mendapat materi yang meliputi pemahaman tentang kebijakan pembelajaran mendalam, penguatan pola pikir bertumbuh, serta kerangka dan prinsip dasar pembelajaran mendalam.
Para guru juga diajak untuk mendalami konsep inkuiri kolaboratif, strategi asesmen yang tepat, hingga perencanaan pembelajaran mendalam yang komprehensif. Sebagai penutup, para peserta melakukan sesi peer teaching untuk mempraktikkan langsung strategi pembelajaran yang telah dipelajari.














