Berita

Sinergi BNNK Lumajang dan Bakesbangpol Jember Bahas Pembentukan Unit P4GN

1604
×

Sinergi BNNK Lumajang dan Bakesbangpol Jember Bahas Pembentukan Unit P4GN

Sebarkan artikel ini
BNNK Lumajang dan Bakesbangpol Jember Bahas Pembentukan Unit P4GN, Kamis (22/1/2026).(Foto: Badri/ Lensa Nusantara)

Jember, LENSANUSANTARA.CO.ID – Upaya memperkuat penanganan penyalahgunaan narkotika di Kabupaten Jember memasuki tahap konkret. Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Lumajang melakukan pertemuan dengan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Jember untuk membahas rencana pembentukan Unit Pelayanan Terpadu Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan serta Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).

Pertemuan yang diadakan di Kantor Bakesbangpol, Kamis (22/1/2026), tersebut dilatarbelakangi meningkatnya peredaran narkoba di wilayah Jember serta belum adanya kantor perwakilan BNN di sejumlah kabupaten/kota di Jawa Timur. Jember sendiri hingga kini masih masuk dalam rayon kerja BNNK Lumajang.

Example 300x600

Mewakili Kepala BNNK Lumajang, Kepala Subbagian Umum BNNK Lumajang, Nunung Purna Wisudawati, menyampaikan bahwa kedatangan pihaknya merupakan tindak lanjut dari surat BNN Provinsi Jawa Timur yang ditujukan kepada daerah-daerah yang belum memiliki kantor perwakilan BNN.

BACA JUGA :
Gus Fawait Kembangkan Wisata Terpadu: Pantai Paseban, Watu Ulo, dan Papuma Satu Pintu

“Dari pemetaan BNN Jatim, masih terdapat sekitar 20 kabupaten/kota yang belum memiliki BNNK, termasuk Kabupaten Jember,” menurutnya.

Dalam pertemuan tersebut dibahas konsep pembentukan layanan terpadu P4GN sebagai bentuk sinergi lintas sektor. Layanan ini nantinya tidak langsung berstatus sebagai BNNK, melainkan sebagai satuan tugas terpadu yang melibatkan BNN, Bakesbangpol, serta perangkat daerah terkait.

Nunung menjelaskan, konsep layanan terpadu ini dirancang memiliki struktur tim yang lengkap, mulai dari tim pencegahan, rehabilitasi hingga pendukung sarana dan prasarana.

“Dalam tim pencegahan, unsur dinas kesehatan dan instansi terkait akan dilibatkan, sementara untuk rehabilitasi akan dibentuk Tim Asesmen Terpadu (TAT) yang terdiri dari unsur kejaksaan, tenaga kesehatan, Dinas Sosial, dan pihak lain sesuai ketentuan Surat Keputusan BNN Provinsi Jawa Timur,” imbuhnya.

BACA JUGA :
AMDK Hazora Tembus Target, Plt Dirut Perumdam Tirta Pandalungan Siapkan Strategi Baru

Kata Nunung, BNNK Lumajang juga mengharapkan adanya fasilitas minimal berupa klinik rehabilitasi di Jember, meskipun masih berstatus Unit Pelaksana Teknis (UPT) dan belum menjadi BNNK definitif.

“Satuan tugas P4GN ini diharapkan menjadi embrio pembentukan BNNK di masa mendatang, sehingga ketika BNNK resmi dibentuk, sistem dan sumber daya sudah siap untuk langsung berjalan,” ungkapnya.

Dukungan terhadap rencana tersebut juga datang dari Gerakan Anti Narkoba (GAN). Sekretaris GAN, Dima Akhyar, menilai persoalan narkoba di Jember tergolong kompleks dan memerlukan penanganan yang terencana serta terorganisasi dengan baik.

“Pembentukan satgas P4GN membutuhkan dukungan sumber daya lintas sektor agar tujuan pengendalian dampak narkoba dapat tercapai. Bahwa penyalahgunaan narkoba berpotensi menurunkan ketahanan sosial masyarakat jika tidak ditangani secara serius,” ucapnya.

BACA JUGA :
Meski Miliki KIS, Warga Jember Masih Disuruh Bayar Biaya Persalinan

Rencana pembentukan Unit Pelayanan Terpadu P4GN ini mendapat respons positif dari Pemerintah Kabupaten Jember. Kepala Bakesbangpol Jember, Lingga Diputra, menyampaikan bahwa Bupati Jember Muhammad Fawait memberikan dukungan penuh terhadap langkah-langkah penanganan narkoba di daerah.

“Pemkab Jember siap memfasilitasi kebutuhan sarana dan prasarana, termasuk kemungkinan pemanfaatan sejumlah aset daerah berupa gedung kantor yang saat ini masih kosong,” tambahnya.

Pihaknya akan segera berkoordinasi dengan bagian aset Pemkab Jember, dan OPD terkait lain untuk menindaklanjuti rencana pembukaan kantor UPT P4GN.

“Ia berharap Kabupaten Jember segera memiliki unit layanan terpadu P4GN sebagai langkah awal penguatan sistem pencegahan, rehabilitasi, dan pemberantasan narkoba, sekaligus menjadi fondasi menuju pembentukan BNNK Jember di masa depan,” pungkasnya.