Peristiwa

Seorang Siswi SMAN di Bondowoso Mengaku Jadi Korban Begal Payudara, Begini Kronologisnya

1211
×

Seorang Siswi SMAN di Bondowoso Mengaku Jadi Korban Begal Payudara, Begini Kronologisnya

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi Begal Payudara

Bondowoso, LENSANUSANTARA.CO.ID – Seorang siswi dari salah satu sekolah SMAN di Kabupaten Bondowoso berinisial ANW (17) mengaku menjadi korban pelecehan seksual berupa begal payudara yang dilakukan oleh orang tak dikenal. Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu sore, 25/1/2026 sekitar pukul 17.30 WIB, saat korban dalam perjalanan pulang mengendarai sepeda motor.

Korban yang masih berstatus pelajar ini menceritakan, kejadian bermula ketika ia melintas di kawasan Tenggarang depan kantor DPRD Bondowoso. Awalnya, ia merasa tidak ada hal mencurigakan hingga kemudian menyadari adanya seorang pria yang mengendarai sepeda motor dan terus membuntutinya dari belakang.

Example 300x600

“Saya sadar ada orang di belakang setelah melihat spion. Awalnya saya kira itu teman saya karena motornya hampir sama,” tutur korban saat menceritakan kronologi kejadian kepada SMSI Bondowoso.

BACA JUGA :
Ajak Masyarakat Bondowoso Hijaukan Lingkungan, Garda Bangsa dan NKI Bagikan 1.000 Kantong Sampah

Saat melintas di kawasan Jembatan Tangsil hingga sekitar Kantor Balai Latihan Kerja (BLK) Bondowoso, korban mengaku pelaku mulai mendekatkan motornya dan beberapa kali memainkan lampu kendaraan hingga membuat korban silau. Kondisi jalan yang sepi membuat korban semakin merasa terancam.

Pelaku kemudian mendekat ke sisi korban. Dalam kondisi panik, korban mendadak memperlambat laju kendaraannya dan berusaha memastikan identitas orang tersebut. Namun, pelaku menggunakan helm dengan kaca tertutup sehingga tidak dapat dikenali secara jelas.

BACA JUGA :
Tim Gabungan Cek Sumber Mata Air yang Diisukan Tercemar Geothermal Bondowoso

“Saya kaget dan takut. Setelah itu saya langsung memutar balik motor dan tarik gas sambil menangis,” ujar korban.

Korban akhirnya berhasil menyelamatkan diri dengan menuju rumah kerabatnya di kawasan Tenggarang. Setibanya di lokasi, korban dilaporkan menangis histeris, gemetar, dan mengalami syok berat akibat kejadian tersebut.

Dalam keterangannya, korban hanya mampu mengingat ciri-ciri kendaraan pelaku berupa sepeda motor jenis PCX berwarna gelap. Sementara identitas pelaku tidak dapat dipastikan karena wajahnya tertutup helm. Pelaku disebut mengenakan kaus, namun warna pakaian tidak diingat secara detail.

BACA JUGA :
Detik-Detik Jelang Penutupan TMMD 123 Bondowoso! Kesiapan Lapangan Dicek Ketat

Bidang Hukum SMSI Bondowoso akan terus mengawal kasus ini hingga ke pihak Kepolisian. Namun, kasus ini menambah daftar dugaan pelecehan seksual di Kabupaten Bondowoso yang meresahkan masyarakat, khususnya perempuan dan pelajar.

Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melintas di jalur sepi menjelang malam hari, serta segera melaporkan ke pihak berwajib apabila mengalami atau menyaksikan tindakan serupa.