Pemerintahan

‎Peringati HUT ke 455, Pemerintah Daerah Luncurkan Logo Hari Jadi Banjarnegara

918
×

‎Peringati HUT ke 455, Pemerintah Daerah Luncurkan Logo Hari Jadi Banjarnegara

Sebarkan artikel ini



‎Banjarnegara, LENSANUSANTARA.CO.ID – Menjelang Hari Jadi ke 455, Pemerintah Kabupaten Banjarnegara secara resmi memperkenalkan identitas visual atau logo. Mengusung tema besar “Berkah, Maju, dan Sejahtera”, lambang sederhana tapi mempunyai arti luas tersebut, mencuri perhatian publik dengan keberaniannya memadukan elemen modernitas angka dengan simbol kerakyatan yang sangat ikonik yaitu Dawet Ayu.

‎Meskipun secara visual, desain logo merupakan sebuah monogram yang membentuk angka 455, namun jika dicermati, susunan yang dirancang sedemikian rupa itu menyerupai bentuk Rombong Keranjang Dawet Ayu.

‎Ikon untuk HUT ke 455 tahun 2026, bukanlah tanpa alasan, karena selama ini minuman Dawet Ayu merupakan identitas budaya yang telah melekat erat dengan nama Banjarnegara di kancah nasional.

‎”Logo ini adalah representasi perjalanan sejarah dari tahun 1571 hingga 2026, angka 455 yang membentuk keranjang dawet melambangkan bahwa kekuatan utama Banjarnegara ada pada ekonomi kerakyatan, kebersamaan, dan kesederhanaan,” kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Tursiman kepada awak media, Jum’at (20/ 2/2026).

‎Dibandingkan dengan logo pada tahun-tahun sebelumnya, untuk desain angka 455 terlihat juga lebih konservatif, karena tampil berani dengan gradasi warna-warni yang ceria, dengan kombinasi warna biru Gradasi yang mencerminkan ketenangan dan sumber kehidupan (air), hijau Cerah, representasi butiran cendol dawet yang melambangkan kesuburan alam Banjarnegara, sedangkan untuk warna oranye keemasan merupakan simbol optimisme serta energi kreatif masyarakat, sedangkan warna magenta menjadi simbul suasana sukacita dalam merayakan hari lahir kabupaten.

Selain warna, garis-garis dalam logo yang nampak dinamis dan mengalir, menurut Tursiman, di usianya yang hampir setengah milenium, Banjarnegara tetap menjadi daerah yang adaptif dan progresif terhadap perubahan zaman.

‎Pemerintah Kabupaten juga telah merilis pedoman penggunaan logo guna menjaga integritas visual di berbagai media, terdapat dua konfigurasi utama, yakni Horisontal untuk kebutuhan seperti banner dan kop surat, serta Vertikal yang lebih ideal untuk poster atau foto profil media sosial.

‎Selain logo utama, diperkenalkan pula elemen grafis pendukung berupa motif Garis Lurik berwarna-warni yang berfungsi sebagai bingkai atau latar belakang yang memperkuat identitas HUT, memberikan kesan tradisional namun tetap tampil fresh.

‎Peringatan ke-455 Kabupaten Banjarnegara ini diharapkan bukan sekadar seremonial belaka, melalui logo ini, terselip doa dan visi besar agar di tahun 2026 benar-benar menjadi daerah yang dilimpahi berkah, terus melangkah maju dalam pembangunan, dan berujung pada kesejahteraan masyarakatnya secara merata. (Gunawan).

BACA JUGA :
Ratusan Tenong Tertata Rapi, Dalam Tradisi Sedekah Bumi Desa Jalatunda di Banjarnegara