Banjarnegara, LENSANUSANTARA.CO.ID – Ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banjarnegara memadati alun-alun dalam rangka kegiatan Apel bersama sekaligus Halal Bihalal setelah pasca lebaran. Momentum tersebut juga untuk memperkuat soliditas dan meningkatkan kualitas pelayanan publik di daerah.
Dalam pantauan lensanusantara.co.id, para pegawai ASN yang terdiri dari semua golongan sudah memenuhi alun-alun sejak pukul 07.00 WIB, dengan berpakaian serba batik berbagai motif.
Dalam amanatnya Bupati Banjarnegara, dr. Amalia Desiana berpesan agar dalam melayani masyarakat harus di niati dengan tulus dalam bekerja dan dirinya mengajak seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk membulatkan tekad dalam memberikan pelayanan terbaiknya.
“Mari kita sama-sama memantapkan hati dan lebih membulatkan niat, saya ingin kita benar-benar bisa memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat sesuai dengan tugas dan fungsi kita masing-masing,” ujar Amalia di hadapan ribuan peserta apel, Jumat, (27/3/2026).
Selain itu Bupati juga mengatakan, prestasi dan jenjang karier ASN harus diraih melalui kinerja nyata, bukan melalui jalur-jalur yang tidak semestinya, dan secara tegas menginginkan sistem kerja yang transparan di mana setiap individu menunjukkan dedikasi tertingginya bagi kemajuan daerah.
Sementara itu, Wakil Bupati Banjarnegara, Wakhid Jumali juga mengungkapkan, bahwa esensi dari bulan Syawal yang secara harfiah berarti sebuah peningkatan.
“Saya berharap semangat Ramadan yang baru saja berlalu dapat bertransformasi menjadi totalitas dalam bekerja dan mengabdi kepada bangsa dan negara, sedangkan Syawal itu artinya peningkatan, jadi kita berharap khidmat kita kepada masyarakat akan meningkat, karena kita ditakdirkan mendapatkan amanah di posisi apapun, maka tunaikan sebaik-baiknya karena setiap kita pasti akan dimintai pertanggungjawaban kelak di akhirat,” tegas Wakhid.
Wakhid Jumali juga menyampaikan, dalam pertemuan tersebut yang lebih penting adaah kolaborasi, sesuai dengan pesan Bupati Banjarnegara, bahwa keberhasilan pembangunan Banjarnegara tidak bergantung pada satu individu saja.
“Kita bukanlah Superman ataupun Superwoman, tapi kita adalah Super Team, antara kita pasti banyak kekurangan dan kelemahan, tapi dengan kebersamaan kita saling menguatkan, Insyaallah kita semua dapat berbuat yang terbaik untuk Kabupaten Banjarnegara,” lanjutnya.
Setelah selesai apel terlihat, para peserta secara bergantian langsung saling bermaaf-maafan sebagai simbol pembersihan diri, dengan semangat baru dan hati yang bersih, Pemerintah Kabupaten Banjarnegara juga akan berkomitmen untuk melakukan gebrakan lebih tinggi demi mencapai kemajuan daerah yang signifikan. (Gunawan).














