Pemerintahan

Realisasi Pajak Daerah Ngawi Triwulan I 2026 Lampaui Target, Sinergi Jadi Kunci

1592
×

Realisasi Pajak Daerah Ngawi Triwulan I 2026 Lampaui Target, Sinergi Jadi Kunci

Sebarkan artikel ini
Wawancara dengan Bupati Kabupaten Ngawi membahas tentang penerima pajak daerah di Mall Pelayanan Publik.

Ngawi, LENSANUSANTARA.CO.ID — Realisasi penerimaan pajak daerah Kabupaten Ngawi pada Triwulan I Tahun 2026 melampaui target yang telah ditetapkan. Hingga 31 Maret 2026, capaian pajak daerah tercatat sebesar Rp30.621.329.396 atau mencapai 123 persen dari target Triwulan I sebesar Rp24.801.705.240.

Capaian ini menunjukkan kinerja positif pemerintah daerah dalam mengoptimalkan pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pajak pada awal tahun anggaran 2026.

Example 300x600

Ditemui secara terpisah,
Kepala Badan Keuangan Kabupaten Ngawi, Tripujo, menyampaikan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kerja sama lintas instansi, khususnya dengan Badan Pendapatan Daerah Provinsi Jawa Timur (24/04/2026)

BACA JUGA :
Siswa SMKN 1 Sine Ngawi Keracunan Massal MBG, Puskesmas Kewalahan

“Realisasi tersebut dihitung hingga 31 Maret 2026, yang merupakan penutup periode Triwulan I Tahun Anggaran 2026, tambahnya”.

“Keberhasilan ini tidak terlepas dari sinergi yang kuat antara pemerintah kabupaten dan pemerintah provinsi dalam optimalisasi pemungutan pajak, imbuhnya”.

“Pencapaian ini dapat terealisasi berkat adanya sinergitas antara Badan Keuangan Kabupaten Ngawi dengan Bapenda Provinsi. Kolaborasi ini sangat membantu dalam optimalisasi pemungutan pajak, tambahnya”.

“Selain itu, meningkatnya kesadaran masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan serta optimalisasi sistem pelayanan dan digitalisasi pembayaran turut menjadi faktor pendukung, tambahnya”.

BACA JUGA :
Bupati Ony Anwar Harsono Beri Isyarat Memperpanjang Masa Jabatan Dwi Indarto sebagai Direktur Perumda Air Minum Ngawi

Ditemui secara terpisah, Bupati Ngawi, Ony Anwar Harsono, di Mall Pelayanan Publik Kabupaten Ngawi, menyampaikan “bahwasanya terkait dengan pendapatan daerah 50 persen berasal dari kontribusi penerimaan pajak daerah yang berasal dari tiga sektor utama, yakni Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB), serta Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB). Ketiga jenis pajak ini menjadi tulang punggung penerimaan daerah pada Triwulan I”.

BACA JUGA :
Sekretaris Komisi II DPRD Kabupaten Ngawi Lakukan Safari Ramadan di SMP Mulia

“Pemerintah Kabupaten Ngawi menilai keberhasilan ini sebagai indikator awal yang positif untuk mencapai target tahunan. Dengan capaian yang melampaui target pada Triwulan I, pemerintah daerah optimistis tren peningkatan pendapatan pajak akan terus berlanjut pada triwulan berikutnya, tambah Ony Anwar Harsono”.

“Upaya penguatan sinergi antar lembaga, peningkatan layanan publik, serta pemanfaatan teknologi digital akan terus dioptimalkan guna mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan, tutup Ony Anwar Harsono saat ditemui”.