Bondowoso, LENSANUSANTARA.CO.ID — Pendopo Raden Bagus Asra menjadi lokasi penutupan Jatim Young Changemaker Academy (JAYCA) 2026. Dalam momen tersebut, sebanyak 66 peserta menerima penghargaan internasional The Duke of Edinburgh’s International Award setelah dinyatakan tuntas mengikuti seluruh rangkaian program.25/4/26.
JAYCA merupakan program pengembangan kepemimpinan muda yang telah berjalan sejak September 2025. Sekitar 200 pelajar tingkat SMP hingga SMA dari berbagai daerah di Jawa Timur terlibat, mengikuti proses pembinaan melalui mentoring intensif bersama para praktisi di bidang pendidikan, kesehatan, lingkungan, inklusivitas, serta perlindungan hak anak.
Ketua pelaksana JAYCA, Nur Diana K, menyebut program ini diarahkan untuk membentuk generasi muda yang peka terhadap persoalan sosial dan mampu menjadi penggerak perubahan. Ia juga menyinggung dominasi peserta asal Bondowoso yang mencapai sekitar 20 persen.
“Tingginya partisipasi dari Bondowoso menjadi salah satu pertimbangan penetapan daerah ini sebagai tuan rumah penutupan,” jelasnya.
Wakil Bupati Bondowoso, As’ad Yahya Syafi’i, yang hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan penghargaan kepada Ashoka Indonesia dan seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan program. Menurutnya, capaian para peserta menjadi modal penting dalam menatap masa depan.
“Penghargaan ini menjadi bukti bahwa generasi muda kita mampu bersaing, tidak hanya di tingkat nasional tetapi juga internasional,” ujarnya.
Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Bondowoso akan terus mendorong keberlanjutan program serupa sebagai bagian dari upaya penguatan kapasitas generasi muda.
Acara ini turut dihadiri Ketua TP-PKK Kabupaten Bondowoso, jajaran pengurus JAYCA, Direktur Ashoka, Direktur DOE Indonesia, perangkat daerah, serta ratusan peserta dan wali murid.(Arik)














