Sawahlunto, LENSANUSANTARA.CO.ID -Memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang jatuh pada Senin, 4 Mei 2026, Pemerintah Kota Sawahlunto menggelar upacara khidmat di Lapangan Sepak Bola Kubang Tangah, Kecamatan Lembah Segar. Momentum ini tidak sekadar menjadi agenda seremonial tahunan, tetapi juga penegasan komitmen dalam meningkatkan mutu pendidikan serta investasi sumber daya manusia (SDM) jangka panjang di Kota Arang.
Wali Kota Riyanda Putra dalam amanatnya menegaskan bahwa kualitas SDM merupakan aset utama dalam pembangunan daerah. Ia menyebut pendidikan sebagai fondasi strategis yang menentukan arah kemajuan kota ke depan.
“Pendidikan bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan investasi masa depan yang harus dikelola secara serius dan berkelanjutan,” ujarnya.
Pada rangkaian akhir upacara, Wali Kota menyerahkan penghargaan secara simbolis kepada siswa berprestasi. Pemberian apresiasi ini diharapkan dapat memvalidasi kerja keras para pelajar sekaligus memacu semangat kompetisi yang sehat di lingkungan pendidikan.
Sinergi Pusat, Daerah, dan Swasta
Salah satu sorotan utama dalam kegiatan tersebut adalah penyaluran bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) dari Telkomsel kepada sekolah berprestasi tingkat SD dan SMP di Kota Sawahlunto. Bantuan ini menjadi bukti nyata kolaborasi lintas sektor dalam mendukung kemajuan pendidikan daerah.
Peran Andre Rosiade selaku Anggota DPR RI dinilai signifikan dalam mendorong terwujudnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah hingga bantuan tersebut dapat direalisasikan.
Keterlibatan pihak swasta, khususnya penyedia layanan telekomunikasi seperti Telkomsel, menunjukkan komitmen Pemerintah Kota Sawahlunto dalam mempercepat digitalisasi pendidikan. Upaya ini penting untuk mengurangi kesenjangan akses informasi, terutama di wilayah yang masih membutuhkan peningkatan infrastruktur digital.
Berbasis Data dan Akuntabel
Dalam proses distribusi bantuan, Pemerintah Kota Sawahlunto menerapkan standar berbasis data dengan menggunakan Rapor Hasil Evaluasi sebagai parameter utama. Pendekatan ini memastikan bantuan diberikan secara tepat sasaran kepada sekolah yang paling membutuhkan peningkatan kualitas.
Penggunaan indikator objektif tersebut juga menjadi langkah konkret dalam menjamin transparansi dan akuntabilitas, baik dalam penyaluran dana CSR maupun program bantuan pemerintah lainnya.
Melalui peringatan Hardiknas 2026 ini, Pemerintah Kota Sawahlunto menegaskan komitmennya untuk terus membangun ekosistem pendidikan yang inklusif, berkualitas, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
(Suherman)














