Berita

Gus Fawait: Rute Surabaya–Bandara Notohadinegoro Penerbangan Pintu Jember ke Dunia

0
×

Gus Fawait: Rute Surabaya–Bandara Notohadinegoro Penerbangan Pintu Jember ke Dunia

Sebarkan artikel ini
Pesawat Wings Air Transit di Bandara Notohadinegoro Jember, Senin (1/6/2026).(Foto: Badri/ Lensa Nusantara)

Jember, LENSANUSANTARA.CO.ID – Lion Group resmi membuka rute penerbangan Surabaya – Bandara Notohadinegoro Jember pada Senin (1/6/2026). turut dihadiri Presiden Direktur Lion Air Capt. Daniel Putut Kuncoro Adi, Anggota DPR RI Komisi VI Rivqy, Ketua DPRD Jember Abdul Halim, jajaran manajemen Lion Air Group, OPD serta sejumlah tokoh masyarakat dan organisasi kemasyarakatan.

Bupati Jember Gus Fawait, menyebut hari kelahiran Pancasila juga momentum penerbangan pertama kerjasama antara pemerintah Kabupaten Jember dengan Lion group penerbangan bandara Bandara NotohadinegoroJember – Surabaya.

Example 300x600

“Ini hal yang penting menurut saya, karena setelah kita berhasil menghubungkan Jember-Jakarta, dan Jember-Bali. Maka salah satu pusat pertumbuhan ekonomi yang lain yaitu adalah Surabaya,” menurutnya.

BACA JUGA :
Wadul Gus’e Diapresiasi DPRD Jember, Bukti Tingginya Kepedulian Warga

Momentum yang sangat luar biasa karena berbarengan dengan tanggal 1 Juni lahirnya Pancasila dan ini merupakan wujud konkrit pengamalan Pancasila yaitu salah satunya untuk memajukan Indonesia termasuk Kabupaten Jember.

“Gus Fawait berharap kehadiran kembali penerbangan menuju Surabaya dapat memperlancar arus barang, jasa, investasi, serta mobilitas masyarakat dari dan menuju Jember,” ungkapnya.

Ia juga mengapresiasi dukungan berbagai pihak yang terlibat dalam pembukaan rute tersebut, mulai dari pemerintah pusat, anggota DPR RI, pihak maskapai, hingga elemen masyarakat.

BACA JUGA :
Curah Hujan Tinggi Delapan Kecamatan di Terjang Banjir, BPBD Jember Lakukan Evakuasi

”Menurut Gus Fawait atas nama Pemerintah Kabupaten Jember persembahkan semuanya penerbangan ini untuk rakyat Jember penerbangannya semakin lama akan semakin banyak,” paparanya.

Karena itu, Pemkab Jember melihat rute Jember–Surabaya sebagai solusi yang lebih strategis dibanding sekadar menghubungkan dua kota.

“Kadang ada yang bilang, Jember-Surabaya kan bisa naik mobil’. Tapi ini bukan hanya soal Jember-Surabaya. Yang harus dipahami, ini membuka akses Jember ke banyak kota lain,” ujarnya.

Gus Fawait menjelaskan, posisi Surabaya sebagai salah satu hub utama Lion Air Group memungkinkan penumpang asal Jember melanjutkan perjalanan ke berbagai daerah tanpa harus memulai keberangkatan dari kota lain.

BACA JUGA :
Gerakan Indonesia Asri, Pemkab Jember Tambal Jalan Berlubang di 10 Titik

“Dari Surabaya bisa ke Jakarta, ke Kalimantan, ke Sumatera, ke Sulawesi, ke berbagai pulau lain. Bahkan bisa ke luar negeri seperti Kuala Lumpur dan tujuan internasional lainnya,” imbuhnya.

Menurut dia, manfaat konektivitas tersebut jauh lebih besar dibanding sekadar memangkas waktu perjalanan menuju Surabaya.

“Jangan hanya dilihat bahwa ini penerbangan Jember ke Surabaya. Ini membuka akses dari Jember ke pintu Indonesia dan pintu dunia,” tuturnya.