SAWAHLUNTO, LENSANUSANTARA.CO.ID -Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Sawahlunto menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi 77 mitra statistik yang telah dinyatakan lolos seleksi rekrutmen untuk mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Kegiatan ini menjadi pembekalan penting sebelum para petugas diterjunkan ke seluruh desa dan kelurahan di wilayah Kota Sawahlunto.
Bimtek Petugas Sensus Ekonomi 2026 dilaksanakan di Saka Ombilin Heritage Hotel dan mencapai puncak kegiatan pada Jumat (12/6/2026). Pelatihan tersebut dirancang untuk memastikan seluruh petugas memahami konsep, definisi, serta tata cara teknis pendataan yang akan diterapkan di lapangan.
Untuk mengoptimalkan penyampaian materi, pelatihan dibagi menjadi dua gelombang. Gelombang pertama berlangsung pada 5–6 Juni 2026, sedangkan gelombang kedua dilaksanakan pada 9–12 Juni 2026. Seluruh peserta mendapatkan pembekalan intensif guna menyamakan persepsi terkait variabel sensus dan metode pendataan yang akan digunakan.
Dalam pelaksanaan kegiatan ini, Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Sawahlunto melalui Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Statistik (IKPS) turut memberikan dukungan sebagai support data demi kelancaran proses pelatihan.
Materi yang diberikan mencakup pemahaman mendalam mengenai konsep dan definisi sensus ekonomi, teknik wawancara, prosedur pendataan, serta penerapan standar operasional yang harus dipatuhi petugas selama menjalankan tugas di lapangan.
Kepala BPS Kota Sawahlunto menegaskan bahwa tujuan utama pelatihan ini adalah memastikan seluruh petugas mampu melaksanakan pendataan secara profesional, akurat, dan berintegritas. Kualitas data yang dihasilkan nantinya akan menjadi dasar penting dalam perencanaan, pengambilan kebijakan, serta evaluasi pembangunan daerah.
Melalui pembekalan yang komprehensif ini, BPS Kota Sawahlunto berharap seluruh alumni bimtek dapat menjaga integritas dan kinerja saat bertugas. Dengan kesiapan sumber daya manusia yang matang, pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Kota Sawahlunto diharapkan berjalan lancar dan menghasilkan data statistik berkualitas tinggi yang mendukung kemajuan pembangunan daerah.
(Suherman)














