Bondowoso, LENSANUSANTARA.CO.ID – Ribuan pasang mata tertuju ke Sirkuit Jalan Mastrip Bunder Bondowoso, Minggu (21/6/2026). Bukan untuk menyaksikan aksi balap liar yang kerap meresahkan masyarakat, melainkan kompetisi resmi yang memberikan ruang bagi para pembalap muda untuk menunjukkan kemampuan mereka secara aman dan sportif melalui Rookie Drag Competition Kapolres Bondowoso Cup 2026.
Momentum peringatan Hari Bhayangkara ke-80 dimanfaatkan Polres Bondowoso untuk menghadirkan wadah positif bagi generasi muda pecinta otomotif. Melalui ajang tersebut, hobi balap yang selama ini sering dilakukan di jalan umum diarahkan ke lintasan resmi dengan standar keselamatan yang telah ditentukan.
Kompetisi dibuka langsung oleh Kapolres Bondowoso AKBP Dr. Aryo Dwi Wibowo, S.H., S.I.K., M.M., bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Bondowoso. Turut hadir Dandim 0822 Bondowoso Letkol Inf. Prawito, Sekretaris Daerah Bondowoso Dr. H. Fathur Rozi, M.Fil.I., Kepala Kejaksaan Negeri Bondowoso Dr. David Palapa Duarsa, S.H., M.H., Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Gede Budiawan, S.Sos., M.Si., Wakapolres Bondowoso, serta sejumlah pejabat utama Polres Bondowoso.
Sejak pagi hari, ratusan peserta dari berbagai daerah di Jawa Timur telah memadati area registrasi. Sebelum turun ke lintasan, seluruh kendaraan menjalani pemeriksaan teknis untuk memastikan kelayakan dan keamanan sesuai regulasi perlombaan.
Menurut Kapolres Bondowoso AKBP Aryo Dwi Wibowo, kegiatan ini bukan sekadar perlombaan, melainkan bagian dari upaya membangun budaya otomotif yang lebih sehat dan bertanggung jawab di kalangan anak muda.
“Kami ingin membangun budaya balap yang aman, tertib, dan berprestasi. Melalui kegiatan resmi seperti ini, hobi berkendara dan memodifikasi kendaraan dapat disalurkan sesuai aturan yang berlaku dengan standar keselamatan yang jelas, sehingga generasi muda terhindar dari aktivitas yang melanggar hukum,” ujarnya kepada awak media Masbhabinnews.
Pernyataan tersebut menjadi pesan kuat bahwa pembinaan generasi muda tidak selalu dilakukan melalui pendekatan penegakan hukum semata, tetapi juga dengan menyediakan ruang untuk berkompetisi secara positif.
Kapolres berharap dari ajang ini lahir talenta-talenta baru yang mampu membawa nama Bondowoso ke level yang lebih tinggi dalam dunia balap.
“Utamakan keselamatan, junjung tinggi sportivitas, dan tunjukkan kemampuan terbaik tanpa melanggar aturan,” pesannya kepada seluruh peserta.
Dalam kompetisi tersebut, panitia mempertandingkan tiga kategori utama, yakni Kelas Rookie, Kelas Bracket, dan Kelas Mix Rider. Berbagai jenis kendaraan mulai motor bebek, F1ZR, herex hingga motor sport ikut bersaing pada kelas rookie. Sementara itu, kelas bracket menuntut ketepatan dan konsistensi waktu tempuh peserta pada rentang 7,5 hingga 10 detik. Adapun kelas mix rider menjadi arena adu kemampuan antara kendaraan standar dan modifikasi dengan kapasitas mesin yang beragam.
Aspek keselamatan menjadi perhatian utama panitia. Lintasan balap sepanjang 201 meter dilengkapi area pengereman sepanjang 229 meter serta dua jalur perlombaan yang dirancang untuk mendukung keamanan sekaligus kelancaran jalannya pertandingan.
Tingginya antusiasme masyarakat terlihat dari ribuan penonton yang memadati kawasan sirkuit sepanjang perlombaan berlangsung. Sorak dukungan dari tribun dan tepi lintasan menambah semarak suasana kompetisi yang berlangsung kompetitif namun tetap tertib.
Melalui Rookie Drag Competition Kapolres Bondowoso Cup 2026, Polres Bondowoso ingin menunjukkan bahwa potensi generasi muda dapat berkembang lebih baik ketika diberikan ruang yang tepat. Dari lintasan resmi inilah diharapkan lahir pembalap-pembalap masa depan yang mampu berprestasi sekaligus menjadi teladan dalam membangun budaya berkendara yang aman, disiplin, dan bertanggung jawab.














