Banjarnegara, LENSANUSANTARA.CO.ID – Meskipun dilaksanakan secara sederhana, kegiatan malam tirakatan Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 Tahun 2026 di Masaran, Kecamatan Bawang, Banjarnegara, yang dilakukan di pusatkan di lapangan milik Desa, yang di hadiri ribuan masyarakat yang datang dari 15 RT tetap meriah dan penuh dengan keguyuban dan kekhusukan.
Acara yang mengambil tema ‘Dirgahayu Republik Indonesia, Bersama Kita Kuat, Bersama Kita Maju, Bersama Kita Wujudkan Indonesia Lebih Baik tersebut, juga dilakukan doa bersama untuk para pahlawan yang telah gugur di medan perang saat merebut kedaulatan NKRI dari tangan para penjajah.
Selain tirakatan Kemerdekaan, acara yang dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya tersebut, selain dihadiri Polsek, Koramil, BPD, Perangkat Desa, juga mahasiswa dari UNNES yang telah melakukan KKN.
“Meskipun berlangsung sederhana, Alhamdulillah acara berlangsung dengan meriah, masyarakat yang datang dari 15 RT begitu antusias sekali untuk mengikuti tirakatan Kemerdekaan dan doa bersama malam ini, dengan semangatnya meraka membawa tikar sendiri, begitu kompak dan penuh dengan kebersamaan,” jelas Kepala Desa Masaran, Dian Eka Winartinigsih kepada lensanusantara.co.id, Minggu, (16/8/2026) malam.
Dalam malam tirakatan Kemerdekaan itu, Kades Dian juga menyampaikan beberapa program kerja ditengah pemangkasan anggaran yang begitu gila-gilaan oleh Pemerintah pusat.
“Memang setiap acara apapun saya selalu sampaikan program kerja Pemerintah Desa Masaran, terutama penggunaan anggaran untuk apa saja, karena saya memang tekankan untuk selalu menjaga transparansi, agar masyarakat semua tahu berapa anggaran yang diterima Desa Masaran setelah dipangkas oleh Pusat setiap tahunnya, dan juga biar masyarakat juga tahu kalau kita bisa membangun fisik seperti jalan, JUT, talud atau kegiatan seperti Budaya, tirakatan Kemerdekaan malam ini maupun lainnya itu dari mana biayanya masyarakat biar tahu semua, tidak ada yang kita tutup-tutupi,” ungkap Dian.
Malam Tirakatan Kemerdekaan ke-81 yang dimulai pukul 20.00 WIB hingga tengah malam itu, selain diadakan juga lomba pembuatan tumpeng, penerbangan ratusan lampion, masyarakat juga dihibur dengan tarian yang dibawakan oleh anak-anak asli putra Desa Masaran yang lincah saat menampilkan bakatnya di ribuan penonton.
“Anak-anak yang tampil di tirakatan Kemerdekaan malam ini dari beberapa Dusun di Desa Masaran, memang saat ini banyak anak-anak kami yang mulai menyukai tari-tarian, ada ndolalak, sesanderan, caping ayu dan beberapa tarian lainnya tadi, ada sekitar 15 jenis tarian, jadi memang Masaran ini Insyaallah sudah memulai merintis menuju ke Desa Budaya,” tambah Dian.
Tidak hanya kegiatan malam tirakatan, dalam Meyarakan HUT RI ke-81, Pemerintah Desa Masaran juga akan mengadakan acara jalan sehat dengan banyak door prize yang sudah disediakan oleh panitia.
“Besok pagi akan kita lanjutkan acara jalan sehat, sebagai puncak Merayakan HUT RI ke-81, dimana dari panitia juga sudah memberikan banyak door prize, dan disini kami Pemerintah Desa Masaran juga mengucapkan terimakasih kepada semua para donatur yang telah membantu kegiatan ini, panitia yang sudah mengerjakan tugasnya dengan baik, dan juga terimakasih kepada semua masyarakat Desa Masaran yang telah ikut menghadiri malam tirakatan Kemerdekaan,” pungkas Dian.(Gunawan).














