Ekonomi

Pengelola BUMDes Lembengan Jaya Mandiri Jember Tegaskan Keuntungan Lele dan Kambing Kembali Pengembangan Modal Usaha

1700
×

Pengelola BUMDes Lembengan Jaya Mandiri Jember Tegaskan Keuntungan Lele dan Kambing Kembali Pengembangan Modal Usaha

Sebarkan artikel ini
Lokasi Usaha BUMDES Lembengan Jaya Mandiri, Rabu (19/8/2026).(Foto: Badri/ Lensa Nusantara)

Jember, LENSANUSANTARA.CO.ID – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Lembengan Jaya Mandiri, Desa Lembengan, Kecamatan Ledokombo, Kabupaten Jember, terus mengembangkan potensi ekonomi desa melalui usaha budidaya ikan lele dan peternakan kambing, Rabu (19/8/2026).

Pengelola BUMDes Lembengan Jaya Mandiri, Jumarto, mengatakan hasil dari pengelolaan kedua unit usaha tersebut tidak langsung dibagikan, tetapi diserahkan kembali kepada BUMDes untuk dikelola sebagai modal pengembangan usaha.

Example 300x600

“Langkah ini dilakukan agar keuntungan dari sektor peternakan dan perikanan dapat terus diputar, sehingga memberikan manfaat yang lebih besar bagi keberlangsungan usaha BUMDes,” ujar Jumarto saat ditemui di lokasi usaha BUMDes Lembengan Jaya Mandiri.

BACA JUGA :
Cegah Potensi Konflik, Bakesbangpol Jember Sosialisasi Penanganan Konflik Sosial Masyarakat

Menurut Jumarto, pola pengelolaan secara berkelanjutan tersebut menjadi bagian dari upaya BUMDes dalam membangun usaha sekaligus meningkatkan potensi ekonomi masyarakat Desa Lembengan.

Ia juga membantah adanya dugaan bahwa uang hasil usaha BUMDes digunakan oleh kepala desa. Menurutnya, seluruh hasil penjualan dari unit usaha peternakan kambing maupun budidaya lele disetorkan dan dikelola melalui BUMDes.

“Terkait uang yang diduga dipakai Pak Kades, itu tidak benar. Saya yang mengelola BUMDes. Hasil penjualan peternakan kambing masuk ke rekening BUMDes. Begitu juga hasil panen lele langsung diserahkan untuk kembali menjadi modal usaha,” tegasnya.

BACA JUGA :
Pencairan Insentif Guru Ngaji di Sukowono Jember Lebih Mudah dan Cepat, Pemerintah Jemput Bola

Sementara itu, Kepala Desa Lembengan Muhammad Soefijandi mengatakan budidaya lele dan peternakan kambing dipilih karena memiliki peluang untuk terus dikembangkan.

Dengan sistem pengelolaan yang baik, kata dia, hasil panen dan keuntungan usaha dapat kembali menjadi modal untuk meningkatkan kapasitas produksi.

“Harapannya, pola ini mampu menciptakan usaha yang berkelanjutan. Keuntungan yang diperoleh tidak habis untuk kebutuhan, tetapi kembali dimanfaatkan untuk memperkuat modal dan mengembangkan unit usaha,” ungkap Soefijandi.

BACA JUGA :
Nahas..!! Berniat Bersihkan Pohon Warga Jember Tersengat Listrik

Selain memberikan manfaat ekonomi bagi BUMDes, keberadaan usaha tersebut diharapkan dapat membuka peluang bagi masyarakat Desa Lembengan untuk terlibat dalam kegiatan ekonomi produktif.

Ia kembali menegaskan bahwa dirinya tidak menggunakan uang hasil penjualan kambing maupun budidaya ikan lele. Menurutnya, seluruh hasil penjualan diserahkan langsung kepada BUMDes melalui rekening BUMDes.

Ke depan, BUMDes Lembengan Jaya Mandiri berkomitmen terus mengembangkan berbagai unit usaha yang memiliki potensi di desa.

“Sehingga keberadaan BUMDes benar-benar dapat menjadi penggerak perekonomian masyarakat sekaligus meningkatkan kemandirian desa,” pungkasnya.