Uncategorized

Catut Nama Kiai Sukorejo Ribuan Santri unjuk rasa Meminta Polisi Segera Usut Dan Tangkap Pelaku Penipuan

55
×

Catut Nama Kiai Sukorejo Ribuan Santri unjuk rasa Meminta Polisi Segera Usut Dan Tangkap Pelaku Penipuan

Sebarkan artikel ini

Lensanusantara.net Situbondo – Ribuan massa Ikatan Santri dan Alumni Salafiyah Syafi’iyah (IKSASS) Sukorejo mendatangi Markas Polisi Resort (Mapolres) Situbondo. Dalam aksi ini massa berkumpul di depan kantor Mapolres Situbondo dan menuntut polisi mengusut tuntas kasus penipuan yang mencatut nama Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo, KHR Azaim Ibrahimy. Selasa (1/9/2020).

Dalam orasi ini koordinator aksi Sunardi Muhib meminta agar didalam 5×24 jam, agar polisi meringkus seluruh pelaku kasus ini dan hal ini merupakan panggilan nurani, karena sudah menyangkut soal harga diri kami dan guru kami, makanya kami meminta polisi tidak main-main menangani kasus ini dan harus diusut tuntas sampai ke akar-akarnya

Example 300x600

Sebelumnya massa IKSASS hadir dalam aksinya dengan berkonvoi dari sejumlah daerah di Situbondo dan hadir massa IKSASS yang datang dari Bondowoso, Jember, Banyuwangi serta ada juga yang datang dari pulau Madura.

Selanjutnya titik kumpul ini secara bersama mendatangi Mapolres Situbondo. Massa kemudian berkumpul dan memenuhi sepanjang ruas jalan PB. Sudirman yang bertepatan berada di depan Mapolres Situbondo. Dan Polisi menutup ruas jalan PB. Sudirman tersebut dan mengalihkan arus lalu-lintas ke jalur lain.

Dengan pengamanan yang sangat ketat ratusan personil Kepolisian dan TNI disiagakan mengamankan jalannya aksi damai bertajuk PANGGILAN HATI UNTUK KEADILAN SANG GURU. Dan tidak hanya berorasi saja, selama aksi ini massa IKSASS juga menggelar doa bersama. Mulai dari pembacaan Rathibul Haddad, Istighosah, dan bersholawat.

Dalam aksi ini turut serta berdoa bersama Kapolres Situbondo AKBP. Ach. Imam Rifai, Dandim 0823 Letkol Inf. Neggy Kuntagina, tampak juga ikut berdoa, dengan duduk lesehan di atas aspal bersama massa IKSASS.

“Ada tiga tuntutan yang akan kami sampaikan. Jika dalam waktu 5×24 jam tidak diindahkan, maka kami akan datang lagi ke sini dengan massa lebih besar. Kami akan Support Polisi, kami akan doa bersama lagi di sini,” tegas Sunardi Muhib, dalam orasinya didepan massa IKSASS.

Kemudian 3 Tuntutan itu, antara lain:
-Tetapkan tersangka terhadap 5 orang yang telah disidik.
-Jadikan tersangka berinisial Z sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO).
-Tangkap segera, serta usut tuntas kasus sindikat penipuan mencatut nama Kiai ini sampai ke akar-akarnya.

Ketiga (3) Tuntutan itu sempat dinegosiasikan perwakilan massa IKSASS dengan pihak kepolisian dan Alhamdulillah, 3 Tuntutan itu sudah selesai. Dan Kapolres Situbondo AKBP. Ach. Imam Rifai tadi sudah menandatangani tuntutan ini, dengan disaksikan beberapa pihak, antara lain Dandim 0823 Situbondo Letkol Inf. Neggy Kuntagina dan para aktivis pergerakan.

Sementara itu Kapolres Situbondo AKBP. Imam Rifai di hadapan massa menyampaikan “jika pihaknya akan serius menangani kasus ini. Bahkan, hasil dari pengembangan yang dilakukan, pihaknya telah menetapkan satu pelaku berinisial Z sebagai tersangka. Bahkan, pihaknya telah menerbitkan surat Daftar Pencarian Orang (DPO) terhadap Z,” jelasnya.

“Bahkan ikhitiar sudah kami lakukan sejak hari pertama. Anggota kami sudah mengendap di sana. Karena itu kami mohon doa semoga bisa segera mendapatkan tersangkanya,” ungkap Kapolres Situbondo AKBP. Imam Rifai.

Kapolres Situbondo AKBP. Imam Rifai juga mengatakan “bahwa para santri juga berperan ikut membantu mengamankan sejumlah orang terkait kasus ini. Namun karena saat itu masih belum cukup bukti, sejumlah orang diamankan akhirnya dikembalikan. Tetapi dari hasil pendalaman, saat ini pihaknya juga telah mengamankan sejumlah HP dan buku rekening bank, sebagai alat bukti,” jelasnya.

“Kami juga sudah sowan ke Kiai Azaim dan menyampaikan, bahwa proses yang sekarang berbeda dengan sebelumnya saat kita masih cari alat bukti. Sekarang ini alat bukti sudah ada,” imbuhnya.

Karena itu, saat ini pihak kepolisian terus berupaya mendapatkan (menangkap) tersangka Z. Dari sini, polisi berharap bisa melakukan pengembangan terhadap pelaku lainnya.
“Kami akan kerja maksimal. Jangankan 5×24 jam, kalau bisa hari ini, pasti akan kita lakukan hari ini,” pungkas Kapolres Situbondo.

Setelah usai mendengarkan pernyataan dari Kapolres Situbondo, massa IKSASS kemudian menutup aksinya dengan berdoa. Dan selanjutnya massa dengan tertib membubarkan diri untuk kembali kerombonganya masing-masing.

  • Reporter : Ahmad
  • Editing : Adit
  • Publisher : Andre

Tinggalkan Balasan