Dandim 0822 Bondowoso Berharap, Aktivitas Alih Fungsi Lahan di Ijen Dihentikan

  • Bagikan
Gambar ini memiliki atribut alt yang kosong; nama berkasnya adalah SMSI-MURI-C-1.png

Bondowoso – Banjir bandang di Kecamatan Ijen menyisakan pilu yang mendalam bagi korban yang terdampak, akibat dari bencana tersebut sejumlah rumah warga hanyut terbawa ganasnya banjir bandang yang secara tiba tiba datang, tak hanya itu sejumlah fasilitas pendidikan juga ikut tertimbun material pasir dan kayu yang terbawa arus banjir.

Kunjungan Wakil Gubenur Jawa Timur Dr. H. Emil Elestianto Dardak, M.Sc. kelokasi banjir bandang juga turut hadir Ka. Bakorwil Jember Prov. Jatim, Kepala BPBD Prov. Jatim, Kepala Dinas Sosial Prov. Jatim, Kepala Dinas Kehutanan Prov. Jatim, Bupati dan Wakil Bupati Bondowoso, Sekda, Kodim 0822, Kapolres Bondowoso, dan seluruh jajaran dari Pemprov Jatim, maupun jajaran Pemda Bondowoso. Rabu, 18/3/2020.

Dalam Sambutannya Dandim 0822 Bondowoso Letkol Inf Jadi, S.I.P., menyampaikan harapannya agar ada penaganan jangka pendek dan jangka panajang, begitu juga harus ada penangan dihulu dan dihilir, yang melibatkan stakeholder yang ada karena kita tidak bisa bekerja sendiri, begitu juga kesadaran masyarakat sempol.

BACA JUGA :  Dandim 0822 Hadiri Rakor Penanganan Bondowoso Zona Merah Covid-19

“Kita bersama sama harus menutup alih fungsi lahan yang ada dihulu, karena di atas pohon pohon sudah ditebang sudah banyak lahan kentang dan gubis disana, diduga hal tersebut adalah pemicu adanya bencana banjir bandang di ijen ini, setalah itu kita akan melakukan reboisasi dan rehabilitasi hutan lindung namun yakinkan terlebih dahulu diatas tidak ada aktivitas, mari kita jaga alam maka alam akan menjaga kita”, Ungkap Dandim 0822. (Arik)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan