Dua Kades Bondowoso Meringkuk di Jeruji Besi, Lantaran Terbukti Korupsi Program Getar Desa 2018

  • Bagikan
Gambar ini memiliki atribut alt yang kosong; nama berkasnya adalah SMSI-MURI-C-1.png

BONDOWOSO – Dengan mengikuti anjuran Pemrintah demi pencegahan Covid-19 Kejaksaan Negeri Bondowoso menggelar sidang video conference (Vicon) dengan pengadilan tindak pidana korupsi (tipikor) Surabaya dan bertempat di ruang aula kejaksaan selasa (14/04).

Sidang terakhir yang merupakan agenda putusan atas nama Hary Prasetyawan mantan Kades Sumberejo dan Hartono bin Juli Kades Sempol kecamatan Ijen Bondowoso. Keduanya merupakan, terpidana kasus korupsi program getar desa yang bergulir sejak tahun 2019 dan baru memasuki sidang putusan.

Kepala Kejaksaan Negeri Bondowoso Unaesi Hetty Nining kepada awak media mengatakan bahwa dua terpidana tersebut sudah memasuki sidang putusan pengadilan Tipikor Surabaya.

BACA JUGA :  Polisi Lumpuhkan Dua Perampok Toko Emas

“Sidang kali ini agenda putusan kedua terpidana dan sudah turun putusannya. Keduanya berbeda putusannya, ada yang satu tahun penjara dan ada satu tahun lebih,” ungkapnya saat didampingi Kasi Pidsus.

Dengan proses sodang yang telah berlangsung kedua terpidana terbukti secara shah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi program getar desa 2018. Dimana program tersebut fiktif, sehingga mengakibatkan kerugian negara.

BACA JUGA :  Na'as, Mobil Inova Reborn Tahun 2019 Nopol. P 1231 DY Hangus Dilalap Si Jago Merah

“Berdasarkan putusan nomer 142/PID.SUS/PPK/2019/PN.SBY, 14/4/2020, Hary Prasetyawan Kades non aktif divonis 1 Tahun 4 bulan dan denda Rp 50 juta. Sementara untuk Hartono bin Juli, Kepala Desa Sempol berdasarkan putusan nomer 140/PID.SUS/TPK/2019/PN.SBY, 14/4/2020 terbukti bersalah melakukan korupsi, dan divonis 1 tahun dengan denda Rp 50 juta,” jelasnya.

BACA JUGA :  Perhutani Bondowoso Berikan Bantuan Sembako kepada Tenaga Kapling

Ditempat yang sama, Kasi Pidsus Kejari Bondowoso Wahyu Satrio menambahkan bahwa keduanya langsung menjalani hukuman di lapas IIB Bondowoso sesuai dengan isi putusan yang tekah ia terima.

“Keduanya langsung kita masukan ke LP Bondowoso, sesuai dengan hasil putusan pengadilan Tipikor surabaya. Karena sebelumnya, keduanya tidak menjalani masa penahanan di Kejaksaan,” imbuhnya.

  • Reporter : Yadi/Suhartono
  • Editor : Arik Kurniawan
  • Publikasi : Jasuli/Mistari
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan