Di Saat Pandemi Covid 19 Beberapa PSK Di Bali Terpaksa Dipulangkan Ke Daerah Asalnya,Karena Tak Patuhi Anjuran Pemerintah

  • Bagikan
Gambar ini memiliki atribut alt yang kosong; nama berkasnya adalah SMSI-MURI-C-1.png

Lensanusantara.net DENPASAR- Setelah wabah Covid-19 menyebar di Bali dan juga Kota Denpasar pemerintah daerah terus mengimbau seluruh warga untuk menerapkan social distancing demi memutus penularan virus Corona.

Ironisnya, beberapa warga di Denpasar ini nyatanya malah tak mematuhi imbauan tersebut dan menganggap angin lalu. 

Seperti upaya tegas Satpol PP Kota Denpasar yang merazia Pekerja Seks Komersial (PSK) di Jalan Bung Tomo Denpasar. Bali yang masih tetap nekat mangkal cari pelanggan. 

BACA JUGA :  Ade Yasin: Skitar 1,2 Juta Masyarakat Kabupaten Bogor Segera Akan di Vaksin

Nekat mangkal di tengah wabah Covid-19, 8 PSK yang kerap mangkal di Jalan Bung Tomo tersebut pun akhirnya diamankan Satpol PP Kota Denpasar, Selasa (15/4/2020) malam.

Namun, tak seperti biasanya, Psk yang diamankan harus ikut sidang tindak pidana ringan.

BACA JUGA :  Ketua PDBI Provinsi Riau Terpilih Marsekal Pertama Andi Kustoro Anggota Mitra Sunda Riau

Saat ini, dikarenakan situasi yang tidak kondusif, semua Psk ini pun dipulangkan ke daerah asalnya.

“Hari ini langsung diberangkatkan ke daerah asalnya. Kemarin sudah kami lakukan pembinaan,” kata Kasatpol PP Kota Denpasar I Dewa Gede Anom Sayoga saat dikonfirmasi, Rabu (15/4/2020) siang.

Pihaknya menambahkan, Psk ini kebanyakan berasal dari Jember,Banyuwangi, dan Probolinggo.

BACA JUGA :  Komisi A DPRD Jatim Tetapkan Tujuh Orang Komisioner KPID 2021-2024

“Kami memang tidak tipiringkan. Karena lama menunggu jadwal dan tempat kami juga terbatas,” katanya.

Selain mengamankan 8 orang PSK, pihaknya juga mengamankan 8 orang pengamen dan anak punk.

Mereka diamankan di kawasan Jalan Buluh Indah Denpasar.

Kedelapan pengamen dan anak punk ini juga dipulangkan hari ini.

  • Reporter : Andi
  • Editing : Adit
  • Publisher : Tim
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan