Berita

Penanganan Pemakaman dengan Standar Protokol Covid-19 di Kubutambahan

×

Penanganan Pemakaman dengan Standar Protokol Covid-19 di Kubutambahan

Sebarkan artikel ini

Buleleng, Lensa Nusantara – Untuk menghindari hal hal yang tidak dinginkan bersama maka setiap terindikasi reaktif Covid-19 harus dilakukan pemakaman dengan standart protokol kesehatan Covid-19.

Pada hari Kamis 20/20 di daerah kubutambahan bertempat di kuburan umum desa Pakraman kubutambahan telah di adakan acara pemakaman jenasah warga yang hasil test rapid reaktif tetapi belum sempat di swab test, dengan inisial k.n.a, umur 47 Tahun

Example 300x600

Turut hadir dalam pemakaman dan dikarenakan ada protokoler Covid-19 19, anggota BPPD dan team dari RSUD Buleleng, unsur polri, perbekel, Klian Banjar dan dan seterusnya.

Sesuai dari keterangan keluarga almarhum yang diterima tim media, awalnya dari tgl 5 Agustus 2020, almarhum memanjat pohon cempaka memakai tangga dan jatuh terbentur almarhum mengalami sesak nafas karena di prediksi ada luka dalam dan oleh sebab kejadian itu sering mengalami sesak nafas, almarhum tetap beraktifitas sebagaimana mestinya karena berjualan dan selalu tidur larut malam dan setelah kondisi drop almarhum di periksakan ke dokter ada gejala typus.

Pada tgl 18 Agustus pihak keluarga membawa ke RSUD Singaraja, setelah diadakan tindakan medis dan pengecekan hasilnya reaktif dan tgl 19 Agustus dinihari sekitar jam 01.00 WITA dinyatakan meninggal dunia Tampa menunggu hasil swab dan alasan kemanusian agar segera di makamkan tentunya tetap dengan standart penanganan Covid-19.

Dari data dan fakta yang di temukan tim media, agar perlunya keterbukaan informasi dan agar masyarakat tidak panik mensikapi informasi serta perlu nya peranan semua institusi tidak hanya BPPD dan dinas kesehatan, TNI POLRI perlu di beri porsi khusus tentunya, jangan sampai menjadi polemik serta ada opini yang terbentuk bahwa ada data data dan informasi yang sengaja ditutupi.

Tetap beraktifitas seperti biasa namun selalu tetap waspada dan taat kepada peraturan yang telah ditetapkan. (Imam Korwil Prov Bali)

**) IIkuti berita terbaru Lensa Nusantara di Google News klik disini dan jangan lupa di follow.

Tinggalkan Balasan