Berita

Tragis!.. Disaat Bermain Sepak Bola, Siswa SDN Larangan Luar III Pamekasan Meninggal Tersengat Listrik

165
×

Tragis!.. Disaat Bermain Sepak Bola, Siswa SDN Larangan Luar III Pamekasan Meninggal Tersengat Listrik

Sebarkan artikel ini

Pamekasan, LENSANUSANTARA.CO.ID – Nasib naas menimpa FA (10) siswa kelas IV SDN Larangan Luar III Pamekasan, Madura, Jawa Timur meninggal karena terkena sengatan arus listrik. Rabu (04/11/2020)

Example 300x600

Kejadian musibah ini terjadi sekitar pukul 09.00 WIB saat korban bermain sepak bola bersama teman sekolahnya.

Kapolsek Larangan, Iptu Tamsil Efendy SH membenarkan atas terjadinya musibah tersebut.

BACA JUGA :
Dekopin RI Berikan Penghargaan Kepada Bupati Pamekasan Sebagai Tokoh Pembina Koperasi Terbaik

“Ia benar, ada siswa SDN Larangan Luar III yang meninggal akibat terkena sengatan arus listrik”, katanya.

Menurut Tamsil, sekitar jam 09.00 WIB korban bermain bola bersama teman-temannya, tanpa sengaja bola keluar dari lapangan terlempar ke semak-semak.

“Pada saat korban hendak mengambil bola tersebut, tanpa sengaja menyentuh kabel listrik milik warga sekitar”, ungkapnya.

BACA JUGA :
2 Retribusi Jasa ini Sumbang PAD Sampai 3 Miliar di Pamekasan

BACA JUGA : Dinkes Pamekasan Tingkatkan Kegiatan PSN dengan 3M Plus untuk Mewaspadai Penyakit DBD

Tamsil menambahkan, korban sempat di larikan ke Puskesmas Larangan untuk mendapatkan pertolongan medis, namun jiwanya tidak tertolong.

“Petugas sudah memanggil beberapa saksi dan guru di sekolah tersebut untuk dimintai keterangan dan kami sudah memasang police line di TKP”, tuturnya.

BACA JUGA :
3 Perampok Bersenjata Tajam Lukai Warga Pamekasan di Kenjeran Surabaya, Polisi Diminta Segera Ungkap Pelaku

Sementara dari orang tua korban yang bernama H.Hariri menolak untuk dilakukan autopsi.

BACA JUGA : Ikatan Alumni SMPN 2 Pamekasan Lintas Angkatan, Berbagi Dihari Jumat Barokah

“Dari pihak korban tidak mau anaknya dilakukan autopsi, serta tidak mau menuntut pihak manapun dan menerima bahwa kejadian tersebut adalah musibah”, tuturnya. (M. Halili)

Tinggalkan Balasan