Uncategorized

LSM LIRA Bondowoso Siap Bantu Polisi Bongkar ‘Mafia’ Pupuk Subsidi

×

LSM LIRA Bondowoso Siap Bantu Polisi Bongkar ‘Mafia’ Pupuk Subsidi

Sebarkan artikel ini

Bondowoso, LENSANUSANTARA.CO.ID – Carut marut serta kelangkaan pupuk subsidi di daerah Bondowoso pelan-pelan akhirnya terkuak, dengan tertangkapnya Warga Bondowoso yang di duga menjual pupuk bersubsidi ke luar Daerah yakni ke Situbondo.

Example 300x600

Menurut Ketua LSM LIRA Bondowoso, Ahroji mengatakan, carut marutnya pupuk subsidi karena salah pendataan yang diduga di sengaja oleh oknum-oknum dari atas sampai bawah.

Terkait carut marut pupuk bersubsidi, LSM LIRA berhasil menghimpun sejumlah data, contoh kecil data pupuk dari tahun 2019 sampai 2021.

Kecamatan Botolinggo, Tahun 2019 mendapat 1500 ton, 2020 mendapat 1295 ton, dan pada 2021, mendapat kuota 2746 ton. Sedangkan Daerah tersebut pada musim tanam dalam setahun maksimal 2 kali tanam, dan sebagian kecil areah lahan tanam 3 kali tanam,

“Dampaknya seperti ini, seperti wilayah Botolinggo yang seharusnya jatah pupuk dikurangi malah ditambah pada Tahun ini, pupuk direkayasa sehingga dijual keluar Daerah,” Kata Ahroji, Pada Lensanusantara, co.id. Jumat 12/3/2021.

Pihaknya juga menduga ada orang Dalam yang bermain, namun ia tidak menyebut rinci itu siapa.

“Nanti itu urusan Polisi untuk menindak lanjuti apa yang menjadi temuan fakta-fakta, kami meminta pada Polres Situbondo Dan Bondowoso untuk berkolaborasi membongkar, karena pasti ada oknum dibalik semua ini,” ungkapnya.

Menurutnya, temuan kali ini bisa menjadi awal pembuka tirai persoalan pupuk di Bondowoso, yang selama ini petani kesulitan pupuk serta harganya juga mahal.

“Kami siap bantu Polisi membongkar ‘mafia’ pupuk di Bondowoso,” tegasnya.

Ahroji mengaku, bahwa ia sudah menyebarkan tiem ke wilayah-wilayah Bondowoso untuk menemukan ‘mafia’ yang bermain di pupuk subsidi

Ia mengatakan, bahwa di dalam permainan pupuk sudah terstruktur dari hulu ke hilir. Ia menduga tidak menutup kemungkinan dalam permainan banyak oknum yang terlibat.

“Tidak mungkin jika hanya satu pihak bermain, ini pasti terstruktur semua saling mendukung,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua DPRD  Bondowoso, Ahmad Dhafir juga menyampaikan, bahwa pihaknya mengapresiasi dan mendukung Polres Situbondo yang sudah menangkap beberapa orang terkait penjualan pupuk subsidi dari Bondowoso ke Situbondo, Ketua DPRD juga meminta Pihak berwajib terus mengungkap kasus ini.

menurutnya, selama ini petani  Bondowoso dirugikan dengan kekurangan pupuk dan kelangkaannya serta harganya yang mahal.

“Saya selaku pimpinan DPRD mendukung pihak Kepolisian mengungkap kasus ini, siapapun dibelakangnya, harus diungkap,” tegasnya. (ubay)

**) IIkuti berita terbaru Lensa Nusantara di Google News klik disini dan jangan lupa di follow.

Tinggalkan Balasan