BeritaFeatured

Ketua Umum FKOB Meresmikan Peletakan Batu Pertama Rumah Adat Bugis

×

Ketua Umum FKOB Meresmikan Peletakan Batu Pertama Rumah Adat Bugis

Sebarkan artikel ini

Pontianak, LENSANUSANTARA.CO.ID – FKOB( forum Komunikasi Orang Bugis ) mengadakan kegiatan peletakan batu pertama pembangunan rumah adat Bugis Saoraja yang ada di kota Pontianak , yang di buka langsung oleh Ketua Umum FKOB Kalbar, Dr Ardiyansyah ,SH.MH
Yang dihadiri oleh masyarakat setempat , ketua RT,RW dan Ketua KSM Rumah Sakit kota Ibu Suhaini S.KM.Mh

Wakil ketua 2 DPW FKOB provinsi Kalimantan Barat ,Zulkarnaen.MA usai kegiatan saat di wawancarai beberapa media menjelaskan ,
FKOB di ini berdiri dalam rangka untuk melestarikan adat budaya bugis , dan menjaga tempat peninggalan atau sejarah yang ada di Kalimantan Barat ini

BACA JUGA :
Wabup Kuansing Halim Mohon Doa Restu Maju Pilkada

“Maka FKOB Membangun rumah adat Bugis untuk berkumpul karena selama ini kita orang bugis kalau ada acara hanya dari rumah ke rumah , sedangkan kalau ada acara besar baru bisa nyewa aula atau gedung besar “. Ini adalah rumah adat kedua yang di bangun ” sebelumnya Juga sudah di bangun Rumah Adat Recak yang terletak di Dusun Betutu desa punggur Kapuas Kabupaten Kubu Raya.Jelasnya

BACA JUGA :
Miris, Gadis Belia Jadi Korban Pencabulan Pria Tidak Dikenal Hingga Hamil 7 Bulan

Untuk lokasi memang rencana awalnya tahun 2019 di tepi sungai Kapuas di jalan Komyos Sudarso samping gang Alpukat lestari permai jalan menuju kolam renang, Dengan luas tanah Lebar 12 Meter dan Panjang 32 meter di perkirakan bisa menampung kurang lebih 400/500 Orang “Agar tujuan kedepannya mau di jadikan aset wisata .

Lanjut Zulkarnaen , untuk anggaran dananya itu dari pak ketua umum DrArdiansyah dan ibu Suhaini yang aggarannya itu mutlak dana pribadi tidak ada bantuan dari Instansi manapun.

BACA JUGA :
Tenaga Guru Hal-Sel Cerdas (GHC) SDN 247 Desa Timlonga, Keluhkan Soal Kinerja Kepala Sekolah

Pihaknya mempunyai target paling lama satu tahun Diharapkan sudah bisa berdiri dan rampung dengan rincian yang kurang lebih menelan biaya Rp1,5-2 miliar.

Zulkarnaen berharap kedepannya dengan adanya bangunan Rumah adat Bugis ini dapat bergabung dan sama-sama melestarikan adat budaya Bugis “Hingga ke kancah Nasional terlebih dahulu. harapnya Menutup Sesi wawancara.(Hamdani)

**) IIkuti berita terbaru Lensa Nusantara di Google News klik disini dan jangan lupa di follow.

Tinggalkan Balasan