free stats

120 Kades Ikuti Bimtek Peningkatan Aparatur Pemdes se-Kabupaten Kampar

Pekanbaru, LENSANUSANTARA.CO.ID – Bupati Kampar membuka secara resmi Bimbingan Teknis (Bimtek) Pelatihan Peningkatan Aparatur Pemerintah Desa bagi Kepala Desa Se-kabupaten Kampar tahun 2022. Kegiatan tersebut diikuti 120 Desa dari dari 21 Kecamatan se-kabupaten Kampar yang ditaja Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Kampar yang dipusatkan di Hotel Khas Pekanbaru.

Hadir mendampingi Bupati Kampar diantaranya Pelaksana Tugas (Plt) Ambar Rustantini, Kepala Bidang Pemerintahan Desa Zamhur serta 120 Kepala Desa sebagai peserta Bimtek. (25/3)

Bupati Kampar yang diwakili Asisten Bidang Pemerintah dan Kesra Ahmad Yuzar dalam arahannya usai membuka Bimtek Aparatur Pemerintah desa menyampaikan sebagai kepala daerah harus berperan aktif mendukung pembangunan desa demi terwujudnya desa mandiri, maju dan sejahtera yang telah dicanangkan pembangunan desa.

“Saya berharap kepada semua stakeholder, seperti perangkat desa, marilah berperan aktif mendukung pembangunan desa demi terwujudnya desa mandiri, maju dan sejahtera yang telah dicanangkan pembangunan desa”ucapnya.

Dalam kesempatan ini juga Ahmad Yuzar juga mengatakan  atas nama pemerintah kabupaten kampar, mengucapkan selamat datang dan terima kasih kepada saudara kepala desa peserta pelatihan yang berkenan hadir dengan penuh kesadaran hati nurani dan keikhlasan.

BACA JUGA :  Bupati Melantik 27 Pejabat Eselon III dan IV di Lingkungan Pemkab Langkat

“kita semua harus sadari bahwa jabatan yang diemban yang diamanahkan oleh masyarakat kepada saudara, haruslah dijalankan dengan penuh rasa tanggung jawab sebagaimana janji dan sumpah yang telah saudara ikrarkan pada saat saudara dilantik dan diambil sumpah  jabatan sebagai kepala desa terpilih hasil pemilihan kepala desa serentak bergelombang”tegasnya.

Beliau juga menyampaikan pejabat negara, tentunya saudara sadar bahwa setiap kepemimpinan itu aaka dipertanggungjawabkan baik secara duniawi maupun ukhrowi.   pepatah mengatakan ‘tiada pekerjaan tanpa ilmu pengetahuan, tiada keberhasilan tanpa pengorbanan, usaha dan do’a

Dia juga menjelaskan perkembangan pelaksanaan pemerintahan dan pembangunan desa, senantiasa menyisihkan banyak pekerejaan rumah yang harus dibenahi, khususnya beban tugas kepala desa yang semakin berat dan dinamis, serta banyaknya permasalahan yang makin kompleks, terutama pada proses tahapan perencanaan, pelaksanaan, pencairan anggaran, pengawasan, pelaporan dan persoalan hukum. dengan demikian maka dituntut agar kepala desa senantiasa meningkatkan kinerja, kapasitas individu maupun kelembagaan, khususnya kepala desa yang baru dilantik, agar dapat berkontribusi besar untuk kemajuan pemerintahan dan pembangunan desa maupun daerah.

BACA JUGA :  Pemkab Kampar Gelar Rapat Optimalisasi Penerimaan Pendapatan Daerah TA 2022 dan Sosialisasi UU No 1 2022

“Saya menekankan kepada para kepala desa, agar selalu menjadi  garda terdepan dalam usaha pencegahan penularan penyakit corona virus desease (covid-19) yang melanda dunia global saat ini, dan kita berdo’a semoga kondisi ini cepat berakhir.” Tuturnya.

Sementara itu Plt. Kepala Dinas PMD Ambar Rustantini ketika membacakan laporan panitia mengungkapkan sejalan dengan nawacita dan dalam rangka mendukung visi dan misi Presiden Republik Indonesia , IR.H Jokowidodo yakni “SDM unggul indonesia maju” yang merupakan salah satu fokus dalam rencana pembangunan jangka menengah nasional (RPJMN) 2020-2024, maka peningkatan kapasitas sumber daya aparatur, khususnya aparatur pemerintahan desa merupakan salah satu program prioritas, agar kepala desa, perangkat desa, anggota BPD serta lembaga desa lainnya mampu memahami dan melaksanakan tupoksinya dengan baik sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

BACA JUGA :  Bupati Kampar Instruksikan Agar Warung Remang-remang Tidak Ada Lagi yang Beroperasi

Plt. Dinas PMD itu juga mengatakan kepala desa mempunyai tugas menyelenggarakan pemerintahan desa, melaksanakan pembangunan desa, pembinaan kemasyarakatan dan pemberdayaan masyarakat dengan menggunakan 2 (dua) pendekatan, yaitu “desa membangun dan membangun desa” yang diintegrasikan dalam perencanaan pembangunan desa, baik rencana pembangunan jangka menengah (RPJM) desa, rencana kerja pembangunan (RKP) desa yang dituangkan dalam program kegiatan yang didukung dengan APBDES setiap tahun anggaran.

Diakhir pembacaan laporan panitianya Ambar Rustantini memaparkan peserta terdiri dari 120 Kepala Desa Se-kabupaten Kampar, serta Bimtek ini akan dilakukan selama tiga hari, dimulai tanggal 25 hingga 27 Maret 2022, dengan menghadirkan Nara sumber dari Diklat Pemerintah Desa Provinsi Lampung, Dinas PMD Provinsi Riau dan diselenggarakan di Hotel Khas Pekanbaru.(Dsl)