free stats
Daerah  

PEMDES Maruyungsari Jalin Silaturahmi dengan Tarling di Masjid Jami Baitul Mutaqin Pangandaran

Pangandaran, LENSANUSANTARA.CO.ID – Pelaksanaan Tarawaih Keliling ( Tarling ) Pemerintahan Desa (Pemdes) Desa Maruyungsari menjalin silaturahmi khususnya Jama’ah Mesjid Baitul Mutaqin umumnya dengan Masyarakat lingkungan sekitar yang dihadiri oleh Kepala Desa, seluruh Perangkat Desa, BPD, MUI, LPM, Karang Taruna dan Pengurus Bumdes.

Pemerintah Desa( Pemdes) Maruyungsari Kecamatan Padaherang mengadakan Tarawih Keliling (Tarling) pada Hari Minggu ba’da Isya di Masjid Jami Baitul Mutaqin Dusun Tarisi RT 06 RW 03 Desa Maruyungsari Kecamatan Padaherang Kabupaten Pangandaran, selain berjam’ah Sholat Tarawih diisi dengan rangkaian tausiah serta ibadah lainnya di bulan suci Ramadhan seperti Tadarus.

Pada agenda tarling Pemerintah Desa Maruyungsari di Masjid Jami Baitul Mutaqin Dusun Tarisi, disambut hangat oleh jamaah yang hadir. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya jamaah yang hadir memenuhi ruangan Masjid Jami Baitul Mutaqin.

BACA JUGA :  Tahun 2022, Seluruh Desa di Kecamatan Silima PP Ditargetkan Akan Memiliki BUMDes

Setelah Sholat Tarawih, acara dilanjutkan dengan sambutan dari takmir Masjid Jami Baitul Mutakin Saryo (45), dan sambutan dari Kepala Desa Maruyungsari. Dalam sambutannya, Kepala Desa Maruyungsari Tusiman menyampaikan kepada jamaah “ supaya menjaga kerukunan sesama umat islam yaitu tetangga, (17/04/2022).

Selain sambutan Kepala desa juga diisi tausyiah atau ceramah agama oleh ketua MUI Desa Maruyungsari Hanifudin. Dalam ceramahnya beliau menerangkan, “Kita harus bersyukur hingga saat ini masih diberi nikmat sehat sehingga dapat mengerjakan ibadah puasa di siang hari dan bisa mengerjakan sholat tarawih berjama’ah di malam hari,” terangnya.

BACA JUGA :  Tambang Galian C Diduga Ilegal di Kecamatan Tambang Bebas Beroperasi

karena merupakan suatu kewajiban umat islam untuk mengerjakan semua rukun islam, terutama kewajiban ibadah puasa di bulan suci romadhon ini dan jangan jauh dari para ulama dan selalu dekat dengan Kyai,”paparnya.

Selain itu beliau juga menyampaikan ilmu agama tentang ciri-ciri orang yang diampuni dosanya, antara lain orang yang mau menegakkan kalimat tauhid, selalu membaca istighfar serta mau menjalankan ibadah dengan ikhlas. Tak lupa berpesan untuk menghormati dan berbakti bagi mereka yang masih mempunyai orang tua. “Walaupun sudah punya anak, kalau masih memiliki orang tua ya harus berbakti dan menghormat kepada orang tuanya,” tandasnya.

BACA JUGA :  Potensi Seni Anak Muda Banyuwangi Layak Dapatkan Apresiasi

Beliau berharap dengan tauziah ini jama’ah dapat meningkatkan dan selalu mendekatkan diri kepada Alloh Swt, terlebih ibadah-ibadah lainnya di bulan suci Ramadhan yang pahalanya berlipat ganda di banding bulan-bulan lainnya”.

Dalam acara penutup, kepala desa Maruyungsari memberikan tali asih kepada Ketua DKM untuk atas nama Masjid Jami Baitul Mutaqin Dusun Tarisi sebagai kenang-kenangan sekaligus berharap dapat memberikan manfaat bagi jamaahnya.

Acara teraebut diakhiri pukul 22.00 WIB, dilanjutkan dengan ramah tamah / musofahah dengan para jama’ah masjid Jami Baitul Mutaqin. Adapun para ibu dan remaja masjid masih melanjutkan tadarusan membaca Al Qur’an secara bergiliran. (N.Nurhadi )