Daerah

Luar Biasa..!! Angklung Jember Pecahkan Rekor MURI

146
×

Luar Biasa..!! Angklung Jember Pecahkan Rekor MURI

Sebarkan artikel ini
Bupati Jember
Bupati Jember Hendy Siswanto Bersama Ketua Panitia Pelaksana Angklung Jember Rabu, (16/11/2022).(Foto Badri LensaNusantara).

Jember, LENSANUSANTARA.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Jember (Pemkab) Tepat pada Hari Angklung Sedunia 16 November perayaan dengan bermain angklung oleh anak bersama orang tua digelar di kabupaten Jember secara massal. Tujuan besarnya adalah dalam rangka memecahkan rekor Muri pada Rabu (16/11/2022).

Example 300x600

Saya atas nama Pemkab Jember ngucapkan terimakasih pada SMPK Maria Fatimah, yang telah memecahkan rekor yang luar biasa jumlahnya cukup banyak 1600 anak,” Menurut Bupati Jember Hendy Siswanto.

BACA JUGA :
Kepala BPOM Jember Dilaporkan ke Polres Atas Dugaan Pemalsuan Surat Penyidikan

Oleh karena itu berkolaborasi sekolah, guru, orang tua dan anak. Bahwa kedepan anak ini penerus bangsa, even ini tentunya memecahkan rekor muri antara bapak dan anak guru menjadi satu.

“Tentunya kearifan lokal melestarikan music tradisional yang ada di negeri ini, dan angklung di Jember mempunyai karangpring banyak bambu yang memang bisa ekonomi membuat angklung,” tambahnya.

BACA JUGA :
Tembus Pasar Dunia, KDMP Desa Sidomulyo Jember Ekspor Kopi ke Tiga Negara

Bahwa di Jember mempunyai kentongan patrol untuk bisa bersama sama berkaloborasi,”kita kumpulkan meraih rekor muri yang sama perlu di lestarikan.

“Kami sudah berkomitmen dari awal setiap ada iven Pemkab Jember maupun stikholder lainnya, setiap acara selalu ada kentongan di tampilkan ini bagian mempertahankan kearifan lokal,” ungkap Hendy.

Disisi lain ketua pelaksana Sriwidayati menambahkan, kami menganugerahkan piagam penghargaan muri rekor dunia kepada penyelenggara Pemkab Jember terutama Bupati Jember dan SMP katolik Maria Fatimah Jember dan perkumpulan angklung.

BACA JUGA :
BKKBN Jatim Dorong Keluarga Berkualitas, RSD Soebandi Jember Layani Ratusan MOW-MOP

Lanjut Sriwidati, Permainan angklung hari ini berbeda dengan rekor yang sudah – sudah kali ini merupakan pasangan antara orang tua dan anak,” bebernya.

“Untuk itu, menunjukkan bahwa dengan permainan angklung rasa persatuan dan rasa keharmonisan ikatan hubungan orang tua dan anak,” tuturnya (Dri).