Pendidikan

Perkuat Pendidikan Dasar, Kadisdikpora Kuansing Turun ke Sekolah

150
×

Perkuat Pendidikan Dasar, Kadisdikpora Kuansing Turun ke Sekolah

Sebarkan artikel ini
Kabupaten Kuantan Singingi
Doni Aprialdi Kadispora Kuansing. Jumat (27/01/2023).

Kuansing, LENSANUSANTARA.CO.ID – Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Kadisdikpora), Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Provinsi Riau, Doni Aprialdi turun melihat secara langsung sekolah- sekolah yang ada di Kabupaten Kuansing.

Bahkan Ia bertindak sebagai inspektur upacara pada hari Senin di sekolah yang dikunjunginya.

Example 300x600

“Kita turun bagaimana memperkuat semangat anak-anak kita di level TK, SD, SMP ini .Sebab kalau tidak kuat di level dasar tersebut bagaimana melanjutkan ke jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA), dan kalau SMA tidak kuat bagaimana mau melanjutkan ke perguruan tinggi,” ujar Kadisdikpora Kuansing Doni Aphrialdi, kepada Lensa Nusantara, di ruang kerjanya, Jum’at (27/1).

BACA JUGA :
Perhelatan Pacu Jalur di Kecamatan Pangean Dibuka Plt Bupati Kuansing, Himbau Tingkatkan Persaudaraan

Padahal kata Doni, lebih lanjut dulu Kabupaten Kuantan Singingi adalah gudangnya orang-orang luar biasa, seperti Prof. Dr. Muchtar Lutfi, Prof. BM. Diah, Prof. Marbakri, Dr. Raja Rusli, Soemardi Taher, Ruspan Aman, Prof.Aras Muliadi, dan banyak yang lain.

“Kualitas itu kapan kita lihat setelah di perguruan tinggi dan setelah bekerja. Jadi dasar ini harus kuat mulai dari TK, SD, SMP. Sebab domainnya Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kuantan Singingi adalah TK, SD, SMP. Sedangkan SMA sudah domainnya Dinas Pendidikan provinsi,” katanya.

BACA JUGA :
Tersangka Dugaan Korupsi Pembangunan Hotel di Kuansing Ditahan Kejaksaan

Oleh karena itu masih kata Doni, agar mereka kuat di level provinsi. Dasar ini harus kuat. Mereka harus jadi orang pintar, jadi orang rajin belajar, tidak pemalas, punya kinerja tinggi, dan punya semangat tinggi.

BACA JUGA :
Di Hadapan Relawan, Halim Sebut Jika Terpilih akan Bantu Masyarakat Bibit Sawit Gratis dan Dana Perawatan

“Itulah gunanya kita harus turun. Tidak ada alasan untuk tidak turun, bisa melalui MKKS, P3KS. Bahkan secara acak saya turun ke lapangan melihat secara langsung apa kendala pada sekolah tersebut, dan mendata apa kekurangan sekolah tersebut. Apa MCK-Nya tidak bagus dan anak-anak pergi ke sungai, ini sangat berbahaya. Semangat ini akan terus saya lakukan, sehingga pendidikan pada tahun 2024 mendatang sudah semakin sempurna sebagai penyelenggara pendidikan,’” tandasnya mengakhiri. (Suhendi)